Angkasa Pura 2

Dwiyana: Tiket KRL Seharusnya Rp50.000 Per Orang

EmplasemenSenin, 10 November 2014
signal ka utrJAWA

JAKARTA (beritatrans.com) – Manajemen PT KRL Commuter Jabodetabek (KCJ) berupaya maksimal untuk menambah fasilitas KA dengan harga terjangkau dan kualitas prima. Dengan begitu, manajemen KCJ tetap bisa menjual tiket dengan harga terjangkau.

“Jika KCJ harus membeli KRL baru atau impor dari negara lain, maka harganya mahal sekali. Harga tiket Jakarta-Bogor mungkin Rp50.000, bukan Rp5.500 per orang seperti sekarang,” ujar Direktur Operasi KCJ Dwiyana kepada beritatrans.com di Jakarta, kemarin.

Manajemen KCJ mencari alternatif dengan mendatangkan KRL eks Jepang. Harganya bersahabat, pelayanan purnajual bagus bahkan ada pelatihan SDM untuk merawat dan mengoperasikan KRL tersebut. “Harga KRL sangat murah dibanding membeli baru sehingga harga tiket bisa ditekan seminimal mungkin. Sementara, KRL itu kondisinya masih bagus dan laik operasi,” papar Dwiyana.

Menurutnya, sampai tahun 2018 nanti KCJ akan mendatangkan 1.000 KRL eks dari Jepang. “Kita sudah menjalin kerja sama dengan JRC untuk mendatangkan KRL dai negeri itu. JRC juga siap membantu di bidang perawatan, pelatihan SDM serta lainnya. Jadi, ini opsi yang paling baik dan murah,” jelas Dwiyana.

Saat ini, harta tiket KRL paling murah jika dibandingkan moda transportasi lainnya. Setiap tiga stasiun pertama hanya Rp3.000. “Coba bandingkan, mana ada moda transportasi semurah KRL? Selain itu, kapasitasnya juga sangat besar tanpa harus menambah kemacetan di Jakarta,” kata Dwiyana sambil promosi.

Kebijakan harga tiket di KCJ masih sama, dengan formula yang sama pula. KCJ bisa menjual tiket dengan harga semurah sekarang, karena mendapatkan KRL dengan harga terbaik.

“Semua KRL eks Jepang masih sangat layak operasi. Begitu datang, langsung masuk Balai Yasa Bukit Duri Jakarta Selatan untuk diperbaiki dan diservice, sebelum dioperasikan di Jabodetabek. Sejauh ini juga tak ada keluhan yang cukup serius terkait layanan KRL di Jakarta,” tegas Dwiyana.(helmi)

loading...