Angkasa Pura 2

Maluku Utara Butuh 30 Kapal Perintis

DermagaRabu, 12 November 2014
Kapal Perintis

TERNATE (beritatrans.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) membutuhkan sedikitnya 30 kapal perintis untuk melayani transportasi laut antarpulau di daerah ini, termasuk dengan daerah lainnya di luar Malut.

“Dari 30 kapal perintis yang dibutuhkan tersebut yang ada sekarang baru tiga kapal perintis atau masih kekurangan 27 kapal perintis,” kata Kepala Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informatika Malut Bahrun Mansur di Ternate, Rabu (12/11/2014).

Pemprov Malut akan terus mengupayakan penambahan kapal perintis untuk melayani transportasi di daerah ini dengan terus melakukan lobi ke pemerintah pusat khususnya ke Kementerian Perhubungan karena pengadaan kapal perintis menjadi kewenangan kementerian itu.

Ia mengatakan, dari 10 kabupaten/kota di Malut, enam kabupaten/kota di antaranya berada di pulau yang terpisah, sehingga keberadaan transportasi yang memadai, seperti kapal perintis sangat dibutuhkan untuk mendukung kelancaran arus transportasi penumpang dan barang antarkabupaten/kota.

Selain itu, arus mobilitas penumpang dan barang dari Malut ke sejumlah daerah di luar Malut, seperti ke Bitung dan Manado, Sulawesi Utara, Sorong, Papua Barat dan Ambon, Maluku cukup tinggi, sehingga kapal perintis juga sangat dibutuhkan untuk melayani jalur itu.

“Di Malut memang ada kapal milik swasta yang melayani transportasi antarpulau, termasuk ke sejumlah daerah di luar Malut, tetapi jumlahnya masih terbatas dan hanya melayani jalur yang ramai, sedangkan yang sepi hampir tidak ada karena dianggap tidak menguntungkan,” katanya seperti dilansir Antara.

Pemprov Malut juga terus mengupayakan penambahan kapal feri untuk melayani transportasi antarpulau di daerah ini, karena dari sekitar 27 kapal feri yang dibutuhkan, yang ada sekarang delapan buah dengan melayani sekitar 18 lintasan, termasuk lintasan Ternate-Bitung, Sulawesi Utara. (aliy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari