Angkasa Pura 2

Bangun Pelabuhan dan Bandara

Dialog dengan KADIN, Jonan Minta Izin Telpon Menteri BUMN

DermagaJumat, 14 November 2014
Jonan2

JAKARTA (beritatrans.com) – Dialag antara Menteri Perhubungan Ignaisus Jonan dengan jajaran pengurus dan anggta DPP KADIN di Jakarta, Jumat (14/11/2014) berlangsung seru dan suasana keakraban. Mantan Dirut KAI itu memuka forum dialog dan menjawab semua keluhan dan pertanyaan yang disampaikan secara spontan itu.

Dialog dipandu Ketua Kadin Kompartemen Perhubungan yang juga Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Berbagai pertanyaan dan permasalahan disampaikan para pelaku usaha itu, tertama terkait problematika birokrasi dan ruwetnya proses perizinan di Kemenhub.

Jonan yang didampingi Plt Dirjen Perhubungan Udara Bambang Tjahjono menjawab semua pertanyaan anggota KADIN itu. Dia berjanji, selama tidak bertentangan dengan UU dan merugikan negara serta dalam wilayah kewenangan dia sebagai Menhub, dijanjikan Jonan untuk membantu.

“Selama itu di dalam lingkup kewenangan Menteri Perhubungan siap membantu. Saya akan push, paling tidak membantu memfasilitasi untuk menyelesaikan dengan pihak berwenang,” tandas Jonan.

Saat menjawab pertanyaan dan keluhan eksportir Benny Sutrisno terkait penarikan PPn dan di Pelabuhan Tanjung Priok oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, sementara eksportir sudah membayar fright atau biaya pelayaran termasuk PPn. “Ini terjadi dua kali penarikan PPN. Pertanyaannya, apakah itu disetor ke kas negara,” tanya Benny.

Jonan langsung minta izin untuk menghubungi Menteri BUMN Rini Soemarno. “Kalau saya minta izin telpon Menteri BUMN boleh ya. Saya harapkan, beliau bisa membantu, karena itu diluar kewenangan Kementerian Perhubungan,” kata Jonan merendah.

Kalau soal birokrasi atau perizinan di Kementerian Perhubungan yang belum beres, saya siap membantu. Tapi, jangan membawa urusan bisnis ke Kemenhub. “Jika Anda untung diam saja. Tapi, kalau rugi jangan terus mengadu dan merajuk mina ini dan itu. Itu resiko bisnis yang tentu meski anda sikapi dengan bijak,” tandas Jonan.

Pengusaha, menurut Jonan, harus kreatif dan bisa memanfaatkan setiap peluang usaha. Pada prinsipnya, setiap saat selalu ada peluang dan kesempatan berusaha. “Itulah kejelian dan kecedikan Anda sebagai pengusaha diuji. Faktanya, banyak juga yang sukses. Itu yang Anda semua harus lakukan,” tegas Jonan.

Sementara Ketua DPP INSA Carmelita Hartoto menambahkan, pihaknya memungut PPn ke pemilik barang sesuai ketentuan yang berlaku. “Pungutan PPn semua disetorkan ke kas negara sesuai ketentuan yang berlaku,” kata dia.

“Selama ini, pihak pelayaran hanya menjalankan tugas dari negara, mewakili untuk memungut PPn. Semua sesuai ketentuan negara baik besaran atau mekanismenya. PPn itu hak negara dan pihak pelayaran hanya mewakili negara memungut PPn,” tandas pengusaha pelayaran itu. (helmi)

loading...