Angkasa Pura 2

11 Putra Papua Segera Diwisuda Menjadi Pilot

SDMRabu, 19 November 2014
Sekolah Pilot Banyuwangi

JAKARTA (beritatrans.com) – Sebanyak 11 taruna penerbangan asal Papua dan Papua Barat segera diwisuda menjadi pilot dari Sekolah Penerbang Loka Banyuwangi Jawa Timur. “Mereka adalah bagian dari putra Papua yang lolos seleksi dan memenuhi syarat menjadi pilot,” ujar Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo menjawab beritatrans.com di Jakarta, kemarin.

“Nanti, foto mereka akan dipajang di seluruh SMA/SLTA di Papua dan Papua Barat. Mereka akan saya promosikan ke teman dan saudara mereka. Putra Papua bisa dan mampu menjadi pilot. Ini bagian dari kampanye untuk memasyarakatkan sekolah penerbangan di Papua dan Papua Barat,” kata Tommy lagi.

Sebelumnya, Pemerintahan Presiden SBY meminta pemerataan bagi putra daerah kawasan timur Indonesia (KTI) ikut pendidikan penerbangan. “Dari seleksi awal sekitar 40 siswa, yang lolos dan memenuhi syarat menjadi pilot hanya 11 orang. Mereka itu yang sekarang belajar di Sekolah Penerbangan di Loka Banyuwangi Jawa Timur,” kata Tommy.

Loka Banyuwangi

Kepala Pusbang SDM Perhubungan Udara Yudhisari Sitompul menambahkan, wisuda pilot di Sekolah Penerbangan Loka Banyuwangi tanggal 29 November 2014 mendatang. “Sekitar 70 pilot baru akan diwisuda. Jumlah tersebut termasuk 11 putra Papua dan Papua Barat,” kata Yudhi.

Dikatakan, pihaknya akan terus menambah porsi putra KTI untuk ikut pendidikan calon pilot. Tapi, mereka tetap harus lolos seleksi dan memenuhi syarat sebagai pilot. “Untuk menjadi pilot bukan pekerjaan mudah. Butuh syarat-syarat baik kemampuan intetelektual, ketrampilan teknis dan lainnya,” jelas Yudhi pada beritatrans.com.

“Memang ada prioritas bagi putra-putri Papua untuk ikut menjadi pilot. Tapi, mereka tetap harus lolos seleksi dan bisa mengikuti seluruh program pendidikan di sekolah pilot. Pilot merupakan profesi yang harus siap bekerja dengan standar kelas dunia. Butuh persyaratan ekstra sebelum masuk sekolah pilot,” tegas Yudhi.(helmi)