Angkasa Pura 2

Bandara Soetta dan Kualanamu Disiapkan untuk Open Sky Policy

BandaraRabu, 19 November 2014
Salahudin Rafi2

JAKARTA (beritatrans.com) – Manajemen PT Angkasa Pura (AP) II akan menjadikan Bandara Kualanamu Sumatera Utara dan Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara hub atau pengumpul, menjelang open sky policy tahun 2015. Saat itu, akan ada lima bandara di Indonesia yang dibuka untuk open sky policy terutama di tingkat ASEAN.

“Kita siapkan dua bandara, masing-masing Bandara Kualanamu Sumatera Utara dan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang sebagai bandara hub sekaligus menjadi pintu gerbang penerbangan ke luar negeri terutama di negara-negara anggota ASEAN,” ujar Direktur Kebandaraan AP II Salahudin Rafi di Jakarta, Rabu (19/11/2014).

Dikatakan, saat ini Bandara Soetta mampu menampung 22,5 juta orang per tahun. Sejalan dengan perluasan Terminal 3 Bandara Soetta, nanti terminal itu mampu menampung sampai 25 juta penumpang setahun. Jadi total kapasitas Bandara Soetta bisa melayani lebih dari 50 juta orang setahun. Sebelum akhir 2015, pembangunan Terminal 3 Ultimate sudah selesai dan siap dioperasikan.

“Jadi, kapasitas Bandara Soetta akan meningkat drastis dibanding konndisi bandara eksisting sekarang. Pelayanan dan fasilitas terus ditambah, sehingga siap menghadapi persaingan bebas itu,” kata Rafi lagi.

Sedang Bandara Kualanamu Sumatera Utara, kini mampu menampung 9 juta penumpang per tahun. Dengan asumsi satu runway dan satu terminal. “Kapasitas Bandara Kualanamu akan terus ditambah, sehingga lebih besar dan mampu melayani penumpang lebih besar lagi,” papar Rafi.

Menurut Rafi, manajemen AP II siap menghadapi era pasar bebas ASEAN itu. Meski diakui, masih banyak dari kita yang terus dibenahi. “Ke depan, Bandara Soetta akan terus dikembangkan ke arah utara dengan mereklamasi pantai. Runway akan ditambah satu lagi, sehingga bisa melayani lebih banyak take off landing pesawat baru,” tandas Rafi.(helmi)