Angkasa Pura 2

MRO Batam Hemat Biaya Perawatan Lion Air

KokpitMinggu, 23 November 2014
IMG_00000256_edit

BATAM (beritatrans.com) – Presiden Direktur Batam Aero Technic, Romdani Adali mengatakan pusat perawatan pesawat dan mesin (MRO) di Batam yang akan menjadi fasilitas canggih Lion Group mampu hemat perawatan yang selama ini sebagian besar dikerjakan di luar negeri.

“Fasilitas yang dibangun di Batam mampu menyediakan servis menyeluruh untuk armada Lion, sehingga mampu mengurangi biaya perawatan yang selama ini kebanyakan dilakukan di luar negeri,” kata dia di Batam, Minggu (23/11/2014).

Romdani mengatakan adanya fasilitas yang bekerjasama dengan CFM, Lion Group bisa menghemat sekitar 20 persen kebutuhan perawatan dan suku cadang, menghemat devisa negara sebesar 40 persen karena selama ini sekitar 70 persen perawatan pesawat milik maskapai Indonesia dilakukan di luar negeri.

“Fasilitas ini juga memberikan kontribusi guna kemajuan industri penerbangan di Indonesia serta mengembangkan kemampuan para teknisi pesawat Tanah Air,” kata dia seperti dilansir Antara.

Ia menyebutkan selama enam bulan hanggar pertama Batam Aero Technic beroperasi, sudah mampu menghemat biaya perawatan 1,6 juta dolar Amerika.

“Indonesia perlu transportasi yang handal untuk menghubungkan seluruh kota. Lion Group sudah melayani lebih dari 700 penerbangan per hari sehingga pembangunan pusat pesawat adalah sebuah keharusan untuk memastikan pesawat layak terbang,” kata Romdani.

Jika seluruh fasilitas di Batam selesai dibangun, kata dia, dengan sendirinya ketergantungan industri penerbangan Indonesia terhadap overhaul di luar negeri akan berkurang secara signifikan karena bisa dilakukan di dalam negeri.

“Di Batam jangka waktu perawatan lebih pendek dan menghemat suku cadang sekaligus menciptakan kemandirian dalam perbaikan pesawat,” kata dia.(aliy)