Angkasa Pura 2

Pertamina Targetkan 2.400 Kapal Nelayan Gunakan Kartu BBM Akhir 2014

Kelautan & PerikananRabu, 26 November 2014
BBM Nelayan 1

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Pertamina (Persero) menargetkan sekitar 2.400 kapal nelayan sudah menggunakan kartu bahan bakar minyak bersubsidi sampai akhir 2014.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya dalam acara peluncuran kartu BBM nelayan di Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (25/11/2014), mengatakan pihaknya akan memperluas pemakaian kartu ke Tegal, Jateng dan Lamongan, Jatim.

“Setelah Cilincing, kami targetkan ‘fuel card’ sudah bisa diterapkan di Tegal dan Lamongan pada sekitar 2.400 kapal sampai akhir tahun,” katanya.

Menurut dia, kartu akan mengatur pemakaian BBM jenis solar bersubsidi untuk nelayan pada tingkat wajar.

“Sistem kartu ini memungkinkan satu kapal hanya bisa mendapatkan satu kartu dengan kuota BBM bersubsidi untuk masing-masing kapal, sehingga akan tepat sasaran,” katanya seperti dikutip Antara.

Hanung mengatakan kuota BBM akan ditentukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kartu BBM nelayan merupakan pengembangan lanjutan dari kartu serupa untuk kendaraan transportasi darat yang telah diterapkan di Batam, Kepulauan Riau.

Sejak Juni 2014, kartu BBM telah diujicobakan penggunaannya di stasiun pengisian bahan bakar nelayan Cilincing.

Hingga saat ini, stasiun BBM Cilincing melayani 158 kapal terdaftar dengan alokasi BBM bersubsidi sekitar 288 kiloliter per bulan.

Setiap transaksi dapat dipantau secara langsung melalui server KKP, SKPD, Pertamina dan juga BRI.

Untuk mendapatkan kartu BBM, nelayan mesti membuka rekening tabungan yang selanjutnya mendaftarkan kartu tersebut kepada Saturan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Suku Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jakarta untuk memperoleh kuota BBM.

Dalam kartu akan terdata nama pemilik dan kapal, serta kuota bulanan, sehingga penggunaannya dapat dimanfaatkan pemerintah untuk mendata kembali jumlah kapal nelayan sekaligus juga sebagai dasar penetapan kuota BBM bersubsidi untuk nelayan. (aliy)