Angkasa Pura 2

Boeing P-8I Keenam Siap Gabung Armada Angkatan Laut India

KokpitKamis, 27 November 2014
sumber : 4.bp.blogspot.com

ARAKKONAM (beritatrans.com) – Pesawat patroli maritim P-81 milik Boeing, Senin (24/11/14) kemarin sampai di Naval Air Station Rajali, Arakkonam, Negara Bagian Tamil Nadu, India. P-8I kali ini merupakan pesawat keenam yang dikirim Boeing ke India dan akan bergabung dengan lima P-8I pendahulunya di Angkatan Laut India.

Ditulis pada laman resmi Boeing, P-8I ini merupakan bagian dari kontrak pengadaan 8 pesawat P-8 senilai $2,1 miliar USD (sekitar Rp25,5 triliun) antara Boeing dengan Angkatan Laut India yang disepakati pada tahun 2009 silam. Pengiriman kedelapan pesawat ini ditargetkan selesai pada tahun 2015.

Dennis Swanson, wakil presiden Boeing Defense, Space & Security di India mengaku kedatangan P-8I keenam ini adalah tonggak penting dan merupakan pesawat terakhir yang dikirim ke India pada tahun 2014 ini, dilanjutkan pengiriman 2 pesawat terakhir tahun depan. “Angkatan Laut India saat ini mengikutsertakan kelima P-8I yang dikirim sebelumnya dalam beberapa misi, beberapa bulan kedepan kami akan melakukan uji coba terbang (flight trial) untuk P-8I terbaru ini”, lanjutnya.

P-8I merupakan pesawat militer produksi Boeing untuk Angkatan Laut India yang dimodifikasi dari pesawat Boeing 737-800, merupakan varian dari P-8A Poseidon milik Angkatan Laut A.S. Pesawat ini dilengkapi dengan sensor asing dan juga buatan sendiri untuk patroli maritim, operasi anti-kapal selam, dan untuk misi intelijen elektronik. P-8I mampu beroperasi secara efektif di atas daratan atau perairan sambil melakukan misi perang anti-kapal selam; pencarian dan penyelamatan [SAR]; pelarangan maritim; dan intelijen, pengamatan, akuisisi sasaran, dan pengintaian jarak jauh.

“kami memiliki kerjasama yang baik dengan India, yang membantu kami sehingga program ini sesuai jadwal dan sesuai anggaran”, jelas Mark Jordan, Manager Program Internasional Boeing P-8.

Pesawat ini memiliki arsitektur sistem terbuka, sensor tingkat lanjut dan teknologi layar, serta pasokan, suku cadang, dan peralatan pendukung dengan basis di seluruh dunia. Pesawat ini dibuat oleh suatu tim industri yang dipimpin Boeing, dan mencakup CFM International, Northrop Grumman, Raytheon, Spirit AeroSystems, BAE Systems, dan GE Aviation.

Boeing telah aktif di India selama 70 tahun dengan penerbangan sipilnya menyediakan dan menjadi andalan sektor penerbangan sipil India. Baru-baru ini pesawat militer Boeing mulai memainkan peranan penting dalam moderinisasi dan meningkatkan kesiapan misi pasukan pertahanan India. Boeing berfokus dalam memberikan ‘nilai’ kepada para kostumer India dengan kecanggihan teknologinya. Boeing juga berkomintmen untuk menciptakan nilai berkelanjutan di sektor kedirgantaraan India dengan mengembangkan pemasok lokal, mengupayakan kemitraan bisnis dan melakukan penelitian dan kolaborasi teknis dengan lembaga dan perusahaan India.