Angkasa Pura 2

Dididik di LP3 Banyuwangi, Restiana Zakinah Calon Pilot Wanita Pertama Asal Papua

SDMKamis, 27 November 2014
Restiana zakk

BANYUWANGI (beritatrans.com) – Restiana Zakinah, putri Kaimana, Papua Barat, sebentar lagi akan menjadi pilot wanita pertama asal Papua. Dia adalah satu siswa sekolah penerbangan Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (LP3) Banyuwangi Jawa Timur.

Putri blasteran Kendari Sulawesi Tenggara dengan ibu asli Kaimana itu lahir Agustus tahun 1991. Dia masuk LP3 Banyuwangi angkatan ketiga dari Program Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat. Ayahnya seorang karyawan rumah sakit di Kaimana Papua Barat. Ibu seorang ibu rumah tangga tapi begitu keras dan disiplin mendidik anak-anaknya.

Restiana sejak kecil bercita-cita menjadi pilot. Pilot merupakan profesi yang menantang bagi seorang wanita terlebih asal Papua seperti dirinya.

“Kalau Tuhan mengizinkan, sebentar lagi siap diwisuda menjadi pilot dari LP3 Banyuwangi. Proses pendidikan sudah memasuki tahap akhir. Kini dalam proses masuk simulator sebelum praktek terbang langsung,” katanya pada beritatrans.com di Banyuwangi, Rabu (26/11/2014) malam.

Restiana bersama 10 putra Papua dan Papua Barat cukup beruntung dan lolos program pembibitan sekolah penerbangan di LP3 Banyuwangi. Sekolah pilot di bawah BPSDM Perhubungan itu menjadi tumpuan terakhir untuk mewujudkan cita-cita dia menjadi pilot dan terbang mengarungi angkasa luas.

Restiana zakinah Papua

Dikatakan Restiana, untuk lolos dan masuk sekolah penerbangan LP3 Banyuwangi bukanlah ringan. Seleksi cukup panjang dan berjenjang, mulai test potensi akademik (TPA), test bakat minat serta kemampuan menjadi calon penerbang. Semua materi test sama berat dan sulitnya. Apalagi persaiangan sangat ketat di antara putra Papua sendiri. “Dengan usaha keras, belajar tekun dan pantang menyerah, akhirnya lolos dan masuk pendidikan di sekolah penerbangan ini,” kata Restiana.

Sebagai putri Papua Barat, Restiana sudah mendapatkan beasiswa dan perwakilan daerah sejak di bangku SMA. Ia menyelesaikan pendidikan di SMA Dwi Warna II Bogor Jawa Barat, sebagai utusan daerah Kaimana Papua Barat.

Keberutungan wanita hitam manis ini tak berhenti disitu. Sebelum tamat dari boarding school SMA Dwi Warna II di Kota Hujan itu, Restiana kembali dipanggil untuk mewakili daerah kelahirannya mengikuti program pendidikan calon pilot bagi putra Papua dan Papua Barat.

“Saya ikut pendidikan calon pilot sebagai wakil putra Papua dan Papua Barat. Bersama teman lain asal Papua merasa tertantang untuk menjadi yang terbaik dengan prestasi maksimal di LP3 Banyuwangi. Kita harus menjadi pilot yang baik sekaligus contoh dan teladan bagi putra Papua dan Papua Barat lainnya,” tegas Restiana.(helmi)