Angkasa Pura 2

Afen Sena:

Loka Banyuwangi harus Jadi Rujukan Sekolah Penerbang

SDMKamis, 27 November 2014
Afen istri

BANYUWANGI (beritatrans.com) – Sekolah Pilot Banyuwangi atau Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Banyuwangi (Loka Banyuwangi) akan fokus mengembangkan pendidikan pilot sipil di Tanah Air. Sekolah penerbangan kedua setelah STPI Curug itu sudah memiliki 112 siswa baik reguler atau siswa PNS yang dididik menjadi pilot.

“Loka Banyuwangi harus menjadi rujukan sekolah penerbangan di Tanah Air. Oleh karena itu, kualitas lulusan sekolah serta fasilitas pendidikan yang ada harus terus ditambah dan dibenahi,” ujar Kepala Loka Banyuwangi Afen Sena di Banyuwangi, Rabu (26//2014) malam.

Menurut alumni STPI Curug jurusan ATC itu, kini ada tujuh kelas penerbangan di Loka Banyuwangi. Sebentar lagi akan masuk satu kelas baru atau angkatan kedelapan untuk dididik dan dilatih menjadi pilot profesional.

“Loka Banyuwangi mempunyai pesawat latih 9 unit, yang terdiri dari 7 jenis Cessna 172 SP dan 2 Tobago. Selain itu juga didukung simulator serta laboraturium komputer dan perpusatakaan yang representatif,” kata Afen.

Untuk meningkatkan kapasitas dan daya tampung siswa, LP3 Banyuwangi berencana menambah tiga pesawat latih tahun 2015 mendatang. Dengan tambahan pesawat itu akan meningkatkan kapasitas dan daya tampung siswa di Sekolah Pilot Banyuwangi ini.

Para dosen dan instruktur Loka Loka Banyuwangi akan diberikan beasiswa sekolah ke berbagai negara sahabat. Loka LP3 Banyuwangi sudah menjajaki kerja sama dengan FAA Amerika Serikat (AS) dan sebuah perguruan tinggi ternama di Australia.

Tommy - afen LP3

Pusbang SDM Perhubungan Udara RI juga sudah menjajagi kerja sama dengan pabrikan pesawat terbang Boeing. Ke depan, realiasi kerja sama tersebut bisa diwujudkan di LP3 Banyuwangi. Nanti akan ada lolgo Boeing di sekolah kita di Banyuwangi ini.

“Rencananya, ada dua kelas dari PNS Kementerian Perhubungan yang belajar di Loka Banyuwangi dipersiapkan untuk sekolah di AS. Mereka itu diproyeksikan menjadi tenaga instruktur ke Loka Banyuwangi atau Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Setelah selesai belajar di sekolah di AS, mereka akan segera memperkuat SDM penerbangan di Indonesia, khususnya Loka Banyuwangi,” jelas Afen.

Loka Banyuwangi juga akan menambah pesawat latih multi engine untuk mengatisipasi dinamika industri penerbangn serta kebutuhan dunia usaha. Tahap berikutnya, akan menambah pesawat latih jeni helikopter. Kebutuhan tenaga pilot untuk jenis helikopter cukup tinggi. Kemampuan sekolah penerbang di Indonesia baru bisa menyiapkan antara 5-10 pilot helikopter per tahun.

“Untuk penerbangan jarak pendek termasuk untuk penerbangan charter yang paling realistis dan efisien adalah pesawat helikopter. Oleh karena itu, kebutuhan pilot helikopter cukup tinggi. Loka Banyuwangi akan mempersiapkan kebutuhan tenaga pilot profesional tersebut,” tandas Afen.(helmi)

loading...