Angkasa Pura 2

PT KA Siapkan 10 KA Tambahan Angkutan Natal

EmplasemenJumat, 28 November 2014
kereta-api

BANDUNG (beritatrans.com) – PT Kerera Api Indoneia (Persero) akan menambah sepuluh rangkaian KA komersial di Jawa untuk memperkuat angkutan Natal dan Tahun Baru 2015.

“Pada angkutan Natal dan Tahun Baru 2015 akan ada tambahan 10 rangkaian KA dengan total tambahan 11.632 tempat duduk per hari,” kata Direktur Komersial PT KA Bambang Eko Martono di Bandung, Kamis (27/11/2014).

Ia menyebutkan, sepuluh rangkan KA tambahan itu adalah Argo Lawu, Lodaya pagi dan Lodaya malam, Kutojaya Utara, Kamandaka II, Madiun, Jaka Tingkir, Cireks fakultatif, Cireks Eks Senja Solo dan KA Argo Jati.

Ia menyebutkan, masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2015 akan berlangsung selama 17 hari dari 20 Desember 2014 hingga 5 Januari 2015. Pihaknya memprediksi akan terjadi kenaikan jumlah penumpang yang diprediksi pada angkutan di akhir tahun ini mencapai 3.859.788 penumpang.

Sedangkan pada angkutan Natal 2013 dan Tahun baru 2014 PTKA mengangkut sebanyak 3.815.740.

“Selama angkutan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 semua karyawan PTKA hingga direksi tidak ada yang cuti, semuanya melakukan pemantauan di lapangan,” kata Bambang.

Selain menyiapkan sarana angkutan, PTKA juga menypaknan alat material untuk siaga pada titik-titik rawan banjir dan longsor. Selain itu KA juga akan dikawal oleh petugas Polri dan TNI sesuai prosedur yang ada.

Khuus untuk KA ekonomi bersubsidi dalam masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2015 tarif tidak mengalami perubahan tetap mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 5 Tahun 2014 tentang tarif angkutan orang dengan KA kela ekonomi sampai terbinya peraturan baru dari pemerintah.

“Tarif parsial hanya dilakukan untuk KA jarak jauh dan menengah, penyesuaian tarif berlaku sesuai tarif batas atas dan batas bawah,” katanya katanya dikutip Antara.

Lebih lanjut ia menyebutkan, puncak penumpang akan terjadi pada tanggal 22-24 Desember 2014. Karakter angkutan Natal dan Tahun Baru berbeda dengan angkutan Lebaran.

Terkait operasional KA tambahan dilakukan sejak 20 Desember 2014 hingga akhir operasi angkutan pada 5 Januari 2015.

“Tekninya memaksimalkan stamformasi KA reguler, menjalankan KA tambahan tentu euai kebutuhan. Kapasitan angkut 100 persen tempat duduk,” katanya. (aliy)

loading...