Angkasa Pura 2

Jalur Kereta Stasiun Semarang Tawang – Pelabuhan Tanjung Perak Aktif Mulai Tahun 2015

EmplasemenRabu, 3 Desember 2014
PicsArt_13915121860661_edit

SEMARANG (beritatrans.com) – Reaktivasi jalur rel kereta api antara Stasiun Tawang dan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, ditargetkan selesai pertengahan 2015.

Nantinya, jalur tersebut akan menjadi salah satu pilihan untuk mengangkut barang dari Tanjung Emas menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya.

Eksekutif Vice President (EVP) PT KAI Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto, menyatakan, proses reaktivasi jalur yang sudah lama tak berfungsi terus dilakukan. Saat ini, proses tersebut sudah masuk dalam penyusunan Detail Engineering Desain (DED).

“Sekarang sudah tahap DED, jadi nanti tinggal bangun saja. Sebab, ini kan jalurnya sudah ada, tinggal mengaktifkan kembali,” kata Wawan saat ditemui sindo di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Selasa (2/12/2014).

Dengan pengaktifan kembali jalur rel kereta api antara Stasiun Tawang dan Pelabuhan sepanjang 2,9 km tersebut, diharapkan akan meningkatkan pengguna kereta barang di Daop IV Semarang. Targetnya, hingga 30%.

“Kita harapkan pertumbuhannya mencapai 30%. Karena nantinya jalur itu akan menjadi salah satu pilihan para pengusaha mengangkut container dari pelabuhan menuju berbagai daerah seperti menuju Surabaya dan Jakarta,” imbuhnya.

Disinggung mengenai kesiapan armada, Wawan mengklaim telah menyiapkan armada yang mencukupi untuk mengangkut barang dari Pelabuhan. “Ketersediaan armada kami sudah banyak, nanti sesuai kebutuhan kami akan siap,” pungkasnya.

KONEKTIFITAS
Aktifasi kembali jalur rel kereta api dari Stasiun Tawang ke Pelabuhan juga disambut baik oleh pihak PT Pelindo III Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sebab dengan diaktifkannya kembali jalur yang dulu pernah ada itu, diyakini akan menambah pilihan masyarakat untuk memilih jalur transportasi.

“Dulu kan sudah terbukti, bahwa dengan adanya jalur KA ke pelabuhan telah meningkatkan konektifitas dan memberikan pilihan ke masyarakat. Namun sempat mati karena terkena rob. Ini mau dihidupkan kembali. Jelas kami sangat mendukung,” kata Direktur Utama PT Pelindo III
Djarwo Surjanto. (ani)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari