Angkasa Pura 2

Cegah Dokumen Ilegal, AirAsia Gaet Initerpol

KokpitThursday, 4 December 2014

TANGERANG (beritatrans.com) – Maskapai AirAsia Indonesia bekerja sama dengan Interpol Indonesia untuk mencegah penggunaan dokumen ilegal bagi penumpang pesawat.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Turn Back Crime melalui pesawat udara,” ujar Predir AirAsia Indonesia Sunu Widiyatmoko kepada pers di kantornya Tangerang, Kamis (4/12/2014).

Satu pesawat AirAsia Indonesia dipasang alat deteksi yang mampu mendeteksi jika ada penumpang yang terindikasi menggunakan dokumen ilegal. “Saat check in, akan ditahan dan dilaporkan ke Interpol untuk proses hukum selanjutnya,” kata Sunu lagi.

Dewasa ini, banyak modus kejahatan dengan menggunakan dokumen palsu atau ilegal. “Melalui kerja sama ini, diharapkan bisa menangkap semua bentuk ancaman ke pesawat udara. Jika ada indikasi, calon penumpang langsung ditahan dan diserahkan ke polisi untuk menyidiknya,” jelas Sunu.

Dalam satu kasus, tambah dia, pernah ditemukan seorang penumpang terindikasi menggunakan dokumen palsu di Bali. “Penumpang yang terdeteksi itu, langsung ditahan dan diserahkan ke Interpol Indonesia untuk proses hukum lebih lanjut,” tukas Sunu.

“AirAsia Indonesia menginisiasi kerja sama dengan Interpol Indonesia untuk mencegah kejadian tak diinginkan. Kejahatan apapun bentuk harus dilawan. Tapi lebih baik jika bisa dicegah,” tegas Sunu.(helmi)