Angkasa Pura 2

KoridorFriday, 5 December 2014

JAKARTA (beritatrans.com) – Pemerintah memproyeksikan jumlah arus mudik Natal dan Tahun Baru 2016 naik 4,9% menjadi 14,01 juta orang. Jumlah itu naik dibangkan tahun lalu sebesar 13,39 juta.

Plt Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Sugihardjo di Jakarta, Jumat (5/12/2014) mengatakan, pemerintah menyiapkan 36.937 unit Bus AKAP, 117 kapal penyeberangan, 1.500 KA siap operasi, 1.254 unit kapal serta 430 unit pesawat terbang.

“Kenaikan arus mudik Natal dan Tahun Baru 2015 tak sebesar Lebaran. Tapi pemerintah tak ingin kecolongan dan siap melayani dengan lebih baik,” kata Jojo, sapaan akrab dia.

Ada sembilan provinsi yang dipantau pemerintah mulai Sumatera Utara, Lampung, Jawa, Bali serta Maluku dan NTT serta Kawasan Timur Indonesia lainnya.

Yang perlu diwaspadai, kata Jojo, ada masalah cuaca terutama musim hujan. Beberapa daerah rawan banjir, longsor serta ombak tinggi di laut.
“Jika cuaca buruk, jangan paksakan berjalan. Lebih baik tidak berjalan daripada tidak pernah kembali,” tandas Jojo.

Kepada operator khususnya PO dan awak angkutan jangan operasikan sarana angkutan yang tidak standar atau tak laik jalan. “Nanti pemerintah akan menurunkan tim ke lapangan termasuk kesiapan awak bus dan kendaraannya,” tukas Jojo.

Yang tak boleh dilupakan, menurut Jojo, sanksi dan ancaman sesuai UU akan tetap berlaku. “Bagi angkutan umum yang melanggar, ada sanksi sesuai kesalahan masing-masing,” tegas Staf Ahli Menhub itu.(helmi)