Angkasa Pura 2

Menjaring Taruna Unggul ala STIP Jakarta

SDMSabtu, 6 Desember 2014
IMG_20141206_105801

JAKARTA (beritatrans.com) – Lomba Antar Sekolah SMU/ SMK Jabodetabek di STIP Jakarta menjadi ajang mencari bibit-bibit putra terbaik dasn berprestasi. Dalam acara ini digelar Lomba baris berbaris ini sekaligus untuk menjaring calon taruna yang unggul bagi STIP ke ke depan.

Lomba tersebu diikuti 34 sekolah dari seluruh Jabodetabek. “Kita sambut positif Lomba di STIP Jakarta ini. Melalui event ini, masyarakat Jakarta dan Bekasi khususnya tahu kondisi STIP langsung ke kampusnya di Marunda Jakarta Utara,” ujar Kepala SMK Nurul Qolbi, Syamsurizal,SE pada beritatrans.com di Jakarta, Sabtu (6/12/2014).

“Sebelumnya, kita tahu STIP hanya dari papan namanya. Tapi, wajah kampus sekolah pelaut itu seperti apa belum pernah tahu,” kata pendidik muda itu.

Syamsurizal datang mendampingi putra-putrinya ikut Loma baris berbaris di Kampus STIP ini. “Kampus STIP ternyata luar biasa. Kita menjadi tahu, bagaimana kampus ini lengkap dengan fasilitas pendidikan di dalamnya,” kata dia.

IMG_20141206_103501

Cara kampanye seperti ini lebih efektif dan mengena. Apalagi dikemas dalam satu paket acara lomba baris berbaris. “Kita bisa tahun banyak mengenai STIP sekaligus uji kebolehan para siswa dalam ajang baris berbaris,” jelas Syamsurizal.

Namun begitu, dia usula agar event serupa di tahun mendatang lebih lengkap dan bervariasi. “Jangan hanya satu lomba tapi lebih banyak cabang olah raga atau seni bisa dipertandingkan,” papar Syamsurizal.

Event lomba ini benar-benar menjadi event uji ketrampilan dan keserasian gerak. “Dalam proposal awal tak disebutkan jenis-jenis gerakan yang dilombakan. Baru sesampainya disini, panitia memberikan edaran jenis gerakan yang dinilai,” tutur Syamsurizal.

Tapi ada naiknya juga. Semua peserta berpacu untuk menjadi yang terbaik. “Kalau memang baik dan siap, saya fikir akan tetap bisa menampilkan yang terbaik,” urai dia.

Bagi SMK Nurul Qolbi, menurut Syamsu, lomba ini hanya dipersiapkan selama dua minggu. Mereka kebanyakan sudah ikut ekstrakurikuler paskibraka.
“Latihan menjang lomba hanya untuk memoles serta mematangkan gerakan. Kendari begitu, kita tetap harus mengutamakan kebaikan dan keserasian gerak mereka,” tandas dia.

“Kita berusaha menampilkan gerakan yang terbaik. Selanjutnya, silakan tim juri memilih mana tim yang terbaik,” tegas Syamsurizal.

Kasubdit Ketarunaan dan Alumni STIP Capt.Heru Susanto menambahkan, event serupa tahun mendatang akan dibuat lebih lengkap dan meriah.

“Cabang perlombaan bukan hanya satu, tapi bisa juga ditambah renang, dayung, futsal, basket dan lainnya. Tapi butuh persiapan lebih matang,” kata Heru pada beritatrans.com.
Acara Tour The Campus STIP akan dibuat semeriah mungkin, dengan tetap mengedepankan aspek Loma dan prestasinya,” tegas Heru.(helmi)