Angkasa Pura 2

STIP: Pelaut Andal yang Mahir Senam dan Kolone Senjata

SDMSabtu, 6 Desember 2014
Rudiana STIPP

JAKARTA (beritatrans.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta gigih memperkenalkan kampus iu ke masyarakat khususnya SMU/SMK di Jabodetabek. Mereka itulah siswa yang potensial digaet menjadi taruna di STIP di masa mendatang.

“Indonesia sebagai negara maritim saatnya menggairahkan jiwa dan semangat kemaritiman di kalangan generasi muda Indonesia. STIP sebagai kawah candradimuka para pelaut nasional dan dunia perlu dikembangkan dan di masyarakatkan lagi,” ujar Ketua STIP Jakarta, Capt. Rudiana Muchlis saat membuka Tour The Campus STIP 2014 serta Lomba Antar SMU/SMK di Jakarta, Sabtu (6/12/2014).

Menurutnya, untuk membangun bangsa maritim yang kuat serta merealisasikan ide tol laut yang digagas Presiden Jokowi Indonesia membutuhkan pelaut-pelaut andal dan profesional. Untuk itu, STIP merupakan pilihan yang tepat untuk mendidik putra-putri Indonesia ke depan,” jelas Rudiana.

Dalam rangkaian Tour the Campus STIP 2014 ini digelar lomba baris berbaris antar siswa SMU/SMK. “Melalui event ini, kita memerkenalkan STIP ke masyarakat. Selanjutnya seluruh siswa SMU/ SMK dan guru pembimbing diajak tour keliling Kampus STIP Jakarta.

“Seluruh fasilitas dan sarana pendidikan di STIP Jakarta ditunjukkan kepada para siswa SMU/SMK. Mulai ruang kelas, auditorium STIP, Sport Mall, kolam renang, lab komputer, ruang simulator kapal dan lainnya,” kata Capt.Heru Susanto, Ketua Panitia Lomba STIP pada beritatrans.com di Jakarta, Sabtu.

Selama Tour the Campus STIP Jakarta, para siswa SMU/SMK didampingi taruna senior. Mereka menjadi guide sekaligus menerapkan semua hal terkait sarana dan fasilitas pendidikan di STIP.

“Event mendatangkan siswa SMU/ SMK se-Jabodetabek ke Kampus STIP Jakarta diharapkan bisa menjadi media silarurahmi dan memperkenalkan kampus para pelaut pertama di Indonesia itu kepada paa siswa SMU/ SMK di Jakarta dan sekitarnya,” terang Heru.

Kepala Unit Olah Raga dan Seni STIP Jakarta Capt.Sajim Budi Setiawan menambahkan, taruna STIP bukan hanya dididik dan dilatih menjadi pelaut andal. “Selama belajar di Kampus STIP taruna dibekali ilmu dan wawasan mengenai kemaritiman. Selanjutnya, mereka dibina dan dikembangkan pula bakat minat serta kemampuannya di bidang olah raga dan seni,” kata Sajim.

Kolone STIP

Menurut dia, ada beberapa cabang kegiatan ekstrakurikuler yang paling banyak diminati taruna. Mereka itu antara lain, drumb band, futsal, sepak bola, bola volley, senam bahkan renang dan dayung. Ada pula kegiatan Kolone Senjata dan senam senjata yang diikuti taruna mulai tingkat I sampai III sebelum mereka PKL diatas kapal.

“Sementara, yang tidak lolos dalam cabang tersebut diarahkan untuk ikut bela diri silat Merpati Putih. Jadi, semua taruna diwajibkan ikut salah satu cabang kegiatan ekstrakurikuler di Kampus STIP. Diharapkan semua energi dan kemamuan taruna bisa tersalurkan secara baik dan tidak terjerumus ke kegiatan negatif,” papar Sajim.

Semua taruna STIP Jakarta bukan hanya mahir dan profesional sebagai pelaut. Tapi mereka juga memiliki kemampuan lain di luas spesialisasi ilmu yang diajarkan di kampus calon pelaut itu. “Kami mendidik taruna menjadi sosok perwira pelaut yang andal dan siap bersaing di pasar global,” tegas Sajim.(helmi)