Angkasa Pura 2

INSA Berharap Pemerintah Perbanyak Pelabuhan Berbiaya Murah

DermagaRabu, 10 Desember 2014
IMG_00000792_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Pengusaha pelayaran niaga berjadwal yang tergabung dalam Indonesian National Shipowners Association (INSA) berharap pemerintah memperbanyak pelabuhan-pelabuhan yang berbiaya murah untuk mendukung program Tol Laut dan Poros Maritim Dunia yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Kami berharap pemerintah lebih fokus memperbanyak pelabuhan, sehingga bisa mengefisienkan biaya yang harus ditanggung pelayaran di pelabuhan,” kata Wakil Ketua DPP INSA Lolok Sudjatmiko di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) INSA di Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Menurut Sudjatmiko, selama ini para pengusaha pelayaran hanya bisa menikmati sekitar 34 persen dari total biaya logistik yang diangkut. Bagian terbesar atau 66 persennya dinikmati oleh EMKL, bongkar muatan, dan lain-lain termasuk biaya pelabuhan.

“Padahal, tanggung jawab pengangkutan sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan pelayaran,” katanya.

Dengan melihat kondisi seperti itu, INSA sangat berharap agar pemerintah lebih konsentrasi membangun pelabuhan-pelabuhan. Sedangkan terkait kebutuhan kapal angkutnya, pemerintah tinggal minta ke INSA untuk menyediakan kapalnya.

“Kami khawatir pemerintah memasukkan para pemain (perusahaan kapal niaga) baru. Sebab anggota INSA pun saya yakin sanggup memenuhi kebutuhan kapal dengan tipe yang sesuai dengan keinginan pemerintah untuk mendorong Tol Laut dan Poros Maritim Dunia,” katanya.

Selain soal pelabuhan, INSA juga tetap berharap agar pemerintah membantu dari sisi kebijakan fiskal seperti pembebasan PPN, PPH, dan bunga pembiayaan non bank. (aliy)

loading...