Angkasa Pura 2

Balitbang Perhubungan Ditunjuk Mereview Kurikulum Sekolah Transportasi

SDMJumat, 12 Desember 2014
IMG_20141211_143744_edit1_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Perhubungan ditunjuk untuk mereview dan menyempurnakan kurikulum pendidikan dan latihan di sekolah-sekolah di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan.

Upaya tersebut dimaksudkan untuk membenahi sistem dan contens pendidikan sehingga menghasilkan lulusan sekolah transportasi yang unggul dan siap mengabdi pada bangsa dan negara.

Kepala Balitbang Perhubungan Dr.Elly A.Sinaga mengatakan, pihaknya sempat ragu dan mempertanyakan kebijakan Menhub Ignasius Jonan menunjuk Balitbang Perhubungan untuk mereview kurikulum pendidikan di sekolah BPSDM Perhubungan.

“Tidak salah ini Balitbang Perhubungan yang ditunjuk untuk mereview dan menyempurnakan kurikulum pendidikan,” tanya Elly saat diminta Menhub mengerjakan tugas itu, kemarin.

Tapi, kata dia, Menhub Jonan kembali menegaskan bahwa tugas mereview ini harus dilakukan Balitbang Perhubungan. “Tidak objektif jika tugas mereview kurikulum pendidikan dibawah BPSDM Perhubungan dilakukan lembaga itu sendiri. Harus dievaluasi dan disempurnakan orang lain. Yang paling tepat melakukan Balitbang Perhubungan,” kata Elly menirukan Menhub.

Kendati begitu, Elly yang sudah 26 tahun berkarya di BPSDM Perhubungan atau Badan Diklat Perhubungan dulu mengaku pekerjaan itu bukan hal yang baru. “Saya pernah mengalami dan mengerjakan semua itu. Termasuk saat menjadi Ketua STTD Bekasi,” tukas dia.

Kalau mau jujur, papar Elly, para Ketua UPT yang sekarang memimpin sekolah-sekolah BPSDM Perhubungan dulu pernah menjadi mitra bahkan anak buah dia. Kalau sekarang harus bekerja bersama lagi tak masalah.

“Koordinasi masih mudah dilakukan jika butuh data atau cross ceck data dan dinamika terbaru di bidang pendidikan calon aparatur perhubungan itu,” terang Elly.

Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo menyambut gembira upaya review kurikulum pendidikan dan pengajaran sekolah-sekolah di bawah BPSDM Perhubungan.

“Pendidikan merupakan proses yang tiada berakhir dan harus terus menyesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan di masyarakat,” kata Tommy usai teken MoU dengan Balitbang Perhubungan itu.

Kurikulum pendidikan di BPSDM Perhubungan harus terus di up date dan ditambahkan dengan kearifan lokal serta conten yang mengedepankan pelayanan.

“Sekolah transportasi BPSDM Perhubungan adalah untuk mempersiapkan calon aparatur atau operator yang baik serta pelayan yang prima ke masyarakat,” tandas Tommy.

Perubahan orientasi pendidikan menjadi pelayanan akan lebih efektif jika dilakukan sejak bangku pendidikan. “Cara ini akan lebih efektif mendidik dan mempersiapkan apatur yang baik, prima fisiknya, profesional kerjanya dan beretika yang baik,” urai Tommy.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari