Angkasa Pura 2

Oman Air Maskapai Asing ke-32 Beroperasi di Bandara Soetta

BandaraMinggu, 14 Desember 2014
Oman Airr

TANGERANG (beritatrans.com) – Pesawat Oman Air sukses mendarat pukul 13.50 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin. Inilah pertama kalinya pesawat asing yang melayani rute penerbangan langsung dari Oman dengan rute CGK (Cengkareng) – MCT (Muscat) dan MCT (Muscat) – CGK (Cengkareng) PP.

Perayaan atau inagurasi penerbangan perdana pesawat Oman Air di dirayakan, Minggu (14/12/2014) di Terminal 2 D Kompleks Bandara Soekarno-Hatta. Oman Air menjadi maskapai ke-32 yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta.

“Maskapai dengan kode penerbangan WY 847 ini resmi beroperasi di Indonesia setelah melakukan pendaratan perdananya di Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 12 Desember 2014 pada pukul 13.50 WIB,” ujar Manager Humas dan Protokoler Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan di Tangerang, Banten kepada beritatrans.com, Minggu.

Dikatakan, dengan beroperasinya Oman Air ini, jumlah maskapai asing yang beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta menjadi 32 maskapai. Bagi Penumpang yang hendak menggunakan jasa Pesawat Oman Air, dapat melakukan Check in di Counter 99 sampai dengan 103 Area Check In Terminal 2D.

Jenis pesawat yang baru saja tiba dari Bandar Udara Muscat tersebut adalah Airbus tipe 330-300 dengan kapasitas seat terdiri dari 24 kursi Kelas Bisnis dan 265 kursi Kelas Ekonomi.

Penerbangan dengan rute CGK-MCT maupun MCT-CGK ini dijadwalkan sebanyak tiga kali penerbangan seminggu di Bulan Desember 2014 dan nantinya menjadi empat kali seminggu di bulan Januari 2014.

Yudis Tiawan menyampaikan, kehadiran Oman Air tidak mengganggu kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta karena telah melalui tahapan prosedur perijinan yang ada di Indonesia. Jadwal kedatangan yang digunakan Oman Air bukan disaat Prime Time/Golden Time tapi di jam yang tidak terlalu ramai.

Yudis juga menyatakan bahwa kehadiran Oman Air di Indonesia ini juga bukan rute yang pertama di Asia, seraya optimis akan berpengaruh positif bagi perekonomian nasional “di Asia Tenggara mereka sudah terlebih dahulu beroperasi di Malaysia dan Bangkok, sekarang baru masuk ke Indonesia, semoga berdampak positif bagi sektor Pariwisata dan Perekonomian nasional” papar dia.

Namun Yudis tak menepis bahwa dengan adanya maskapai baru yang beroperasi, maka juga ada tantangan baru bagi bandara tersibuk Dunia ke-8 itu. “Ketika sudah mendapatkan ijin beroperasi dari Dirjen Perhubungan Udara maka itu menjadi tantangan bagi kami untuk lebih memaksimalkan Bandara ini,” jelas Yudis.

Permohonan beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta dari Oman Air meminta waktu pukul 13.50 untuk mendarat dari Muscat dan pukul 15.51 untuk terbang dari Bandara Soekarno-Hatta. “Jadi yang kami lakukan adalah mengonfirmasi NAC-nya (notice capacity airport). Ternyata untuk penerbangan Internasional relatif sepi pada jam tersebut, dan runway sudah mampu menampung sampai 72 pesawat per-jam, nantinya juga ada evaluasi slot setiap enam bulan sekali,” tandas Yudis.

Sebagai symbol resmi beroperasi, Pesawat yang mendarat di Landasan Utara Bandara Soekarno-Hatta itu pun disambut dengan water salut oleh tim PKP-PK, turut serta diatara penumpang yang tiba dari Oman, Under Secretary for Ministry of Finance of Oman, His excellency Nasser bin Khamis Al Jashmi dan beberapa Direksi dari Oman Air.(helmi)