Angkasa Pura 2

183 Perlintasan KA di Jakarta harus Ditutup

EmplasemenSelasa, 16 Desember 2014
pintu KA

JAKARTA (beritatrans.com) – Ditjen Perkeretaapian mencatat kini terdapat 8.000 pelintasan kereta api di seluruh Indonesia. Namun hanya 2.500 perlintasan yang dijaga secara legal sehingga cukup rawan memicu kecelakaan kereta api bahkan sampai menelan kurban jiwa.

“Khusus di wilayah Jakarta terdapat 183 perlintasan sebidang yang harus segera ditutup dari 600 total perlintasan,” ujar Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hermanto Dwiatmoko di Jakarta, Senin (15/12/2014).

Hermanto telah mengusulkan penutupan 19 perlintasan sebidang yang telah dilengkapi dengan jembatan layang atau underpass bagi pengendara jalan raya, di antaranya dua perlintasan di Lintas Duri-Tangerang, sembilan di Jalur Lingkar Jakarta, dua di Lintas Tanah Abang-Serpong, satu di Lintas Manggarai-Bekasi, dan lima di Lintas Manggarai-Bogor.

Hermanto mengatakan kendala yang dihadapi dalam penutupan perlintasan tersebut, yakni terkait masalah sosial dengan masyarakat sekitar karena perlintasan tersebut merupakan jalur yang menghubungkan dengan pasar ataupun sekolah.

“Masyarakat komplain, tapi itu ilegal, awalnya cuma kecil sampai muat mobil,” kata Dirjen lagi.

Salah satu pelintasan sebidang yang telah ditutup, yakni pelintasan Rawa Buaya di bawah jembatan layang yang terdapat tiga perlintasan tanpa palang pintu.

Dua perlintasan telah ditutup, sementara sedangkan satu perlintasan lagi, atas dasar pertimbangan akses masyarakat akan dipasang palang pintu perlintasan.(helmi/awe).

loading...