Angkasa Pura 2

Pasar Mobil Mewah di Indonesia masih Menjanjikan

OtomotifSelasa, 16 Desember 2014
Mobil_Dinas

JAKARTA (beritatrans.com) – Pertumbuhan kelas menengah Indonesia masih cukup besar. Mereka itulah pangsa pasar yang menjanjikan bagi produk otomotif dan barang mewah lainnya di Tanah Air.

“Penjualan otomotif di Indonesia nampaknya masih menjanjikan. Meski jumlahnya hanya 5% dari populasi penduduk, tapi mereka punya uang dan daya belinya besar,” kata ekonom CORE Indonesia Hendri Saparini,P.hD di Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Yang terkena dampak krisis ekonomi bahkan terkena dampak dari kenaikan harga BBM subsidi itu kelompok menengah ke bawah. “Orang-orang kaya di Indonesia yang suka koleksi mobil mewah tak terpengaruh itu,” kata Hendri.

Dalam setiap pameran barang mewah seperti mobil, rumah mewah atau berlian sekaligus selalu habis terjual. “Pembelinya mereka itu juga, kelompok orang kaya. Meski harga BBM subsidi naik, inflasi tinggi dan lainnya tak terpengaruh,” jelas Hendri.

Oleh karena itu, papar dia, penjualan produk otomotif di Tanah Air masih akan menjanjikan. “Selain kemampuan dan daya beli, masalah mobil itu terkait gaya hidup mereka juga. Mobil mewah bagi mereka gaya hidup, bukan sekedar alat transportasi belaka,” kilah Hendri.

IMG_20141216_140203_edit

Sementara, ekonom Unpad Bandung Prof.Ina Primiana Syiar,P.hD menambahkan, pajak kendaraan mewah di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan Thailand, Vietnam dan India.

“Untuk mobil produk Jepang, pajak impor Indonesia hanya 10%. Sedang di Thailand mencapai 40% bahkan di Vietnam pajaknya mencapai 80%, jauh lebih mahal dari Indonesia,” kata Ina.

Dengan perlakuan pajak yang lebih rendah serta beberapa insentif fiskal untuk sektor otomotif, tambah Ina, harga mobil mewah di Indonesia masih akan menjanjikan.

“Implikasikan harga jual mobil termasuk mobil mewah di Indonesia tak akan membuat peminatnya beralih. Mereka masih akan tetap membeli mobil-mobil mewah itu,” tegas Ina.(helmi)