Angkasa Pura 2

Cuaca Buruk, Pesawat Lion Dialihkan ke Pekanbaru

KokpitJumat, 19 Desember 2014
Lion Air

JAKARTA (beritatrans.com) -Pesawat Lion Air jurusan Jakarta ke Bandara Raji Ali Fisabilillan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri) Jumat (19/12/2014) pagi dialihkan atau divert ke Bandara Pekanbaru Riau. Pengalihan itu dilakukan dengan alasan keselamatan.

Pengalihan penerbangan pesawat Lion Air dilakukan karena cuaca buruk saat hujan dan kabut. Jarak pandang terbatas dan mengganggu jarak pandang pilot serta membahayakan keselamatan penerbangan.

“Pesawat udara Lion Air dengan nomor penerbangan JT0620 dari Jakarta tujuan Tanjung Pinang dialihkan ke Pekanbaru,” kata GM Bandara Raja Ali Fisabillah Wakan saat dikonfirmasi beritatrans.com di Jakarta, Jumat (19/12/2014) petang.

Pesawat Lion Air yang dialihkan itu terjadi sekitar jam 10.15. Saat itu hujan lebat dan berkabut, sehingga jarak pandang sangat pendek. “Saat itu jarak pandang kurang dari 1000 meter sehingga tidak memenuhi syarat keselamatan penerbangan,” kata Wakan lagi.

Dikatakan, pesawat Lion itu akhirnya baru bisa mendarat sekitar jam 15.00 sore ini. “Selian pesawat Lion, penerbangan Garuda Indonesia juga terlambat. Tapi, pesawat ini terlambat bukan hanya karena cuaca buruk di Tanjung Pinang. Pesawat itu terlambat karena ada gangguan do Bandara Ternate akibat erupsi Gunung Gamalama,” papar Wakan.

Ditambahkan dia, sejak siang cuaca di Tanjung Pinang Kepri kembali normal dan penerbangan ke Bandara Raja Ali Fisabillah kembali nurmal.

“Sejak siang, cuaca sudah normal dan penerbangan ke Tanjung Pinang sudah normal. Pesawat Lion dan Garuda Indonesia berhasil mendarat dan melayani penumpang dengan baik,” tegas Wakan.(helmi)