Angkasa Pura 2

STIP-Polda Metro Jaya Jalin Kerja Sama Bidang Diklat

SDMSenin, 22 Desember 2014
IMG_20141222_142619

JAKARTA (beritartrans.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menjalin kerja sama dengan Polda Metro Jaya di bidng pendidikan, latihan dan penegakan hukum. Kerja sama ditandatangani di Kampus STIP Jakarta, Senin (22/12/2014) oleh Ketua STIP Capt.Rudiana Muchlis,MM dengan Direktur Bimmas Polda Metro Jaya Kombes Pol.Budi Widjonarko,SH,MH.

Kerja sama tersebut dimaksudkan untuk mendidik dan melatihan taruna STIP menjadi sosok perwira transportasi yang berwatak sipil, anti kekerasan dan bermental melayani. Selain itu juga membangun kampus yang bebas kekerasan dan pelanggaran hukum.

“Kita tidak menutup mata terhadap kasus-kasus di masa lalu. Yang kami inginkan, Kampus STIP menjadi kawah candradima bagi calon perwira transportasi khususnya pelaut yang ramah, professional dan mampu melayani masyarakat dengan baik dan ramah,” kata Rudiana.

STIP memilih Polda Metro Jaya sebagai institusi sipil tapi tetap memegang tegus disiplin, cekatan dan profesional. Selain itu, dia juga memiliki fasilitas, infrastruktur serta personel pendidik dan pelatih yang terdidik dan berpegalaman sejak lama. “Pengalaman mendidik dan melatih siswa dengan pendekatan sipil itulah yang akan kita adopsi dan diterapkan selama mendidik dan melatih para taruna di STIP,” jelas Rudiana.

IMG_20141222_142737_edit

Selain itu, dalam nota perjanjian kerja sama STIP-Polda Mtero Jaya itu juga termasuk klausul pendidikan dan penguatan di bidang hukum dan keadilan.

“Polda Metro Jaya akan datang ke STIP secara periodik melatih dan memberikan pembekalan mengenai pengetahuan dan sadar hukum kepada seluruh personel STIP baik dosen, instruktur sampai ke taruna,” tukas Rudiana.

Direktur Bimmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Widjonarko menambahkan, pendidikan dan pelatihan kepada taruna termasuk di STIP harus menekannya perlunya disiplin, kerja keras dan persatuan dan kesatuan di antara taruna.

“Tapi, semua itu harus dilakukan dalam koridor pendidikan yang baik dan benar. Melatih disiplin itu perlu, tapi jangan menggunakan cara-cara kekerasan apalagi sampai mengakibatkan meninggalkan di pihak siswa. Ini yang tidak boleh,” tandas Budi.

Oleh karena itu, lanjut dia, Polda Mtero Jaya menyambut positif kerja sama dengan STIP di bidang pendidikan, pelatihan dan penegakan hukum ini.

“Mari kita didik taruna STIP yang baik dan professional tapi tetap dengan watak sipil. Tidak menggunakan cara-cara kekerasan apalagi menalnggar hokum dan HM,” tegas Budi.(helmi/aliy)