Angkasa Pura 2

Hingga Desember 2014, Pelabuhan Benoa Disinggahi 50 Kapal Pesiar

DermagaRabu, 24 Desember 2014
Pelabuhan-Benoa

DENPASAR (beritatrans.com) – General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Benoa, Bali, Ali Sodikin mengatakan kunjungan kapal pesiar ke pelabuhan ini, hingga akhir Desember 2014, tercatat sebanyak 50 unit.

“Kunjungan kapal pesiar tahun ini ke Pelabuhan Benoa sudah memenuhi target dari yang dirancang. Kalau dilihat kunjungan setiap tahunnya terjadi peningkatan, seperti tahun 2013 kunjungan sebanyak 43 unit,” katanya di Benoa, Kota Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan masing-masing kapal pesiar yang merapat di Pelabuhan Benoa rata-rata mengangkut penumpang di atas 1.000 wisatawan, sehingga perkiraan total kunjungan wisatawan yang datang lewat Pelabuhan Benoa mencapai 50.000 wisatawan.

“Selain itu juga ada wisatawan yang menggunakan kapal pesiar hyatt, sehingga total wisatawan asing yang berkunjung lebih dari lima puluh ribu turis,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya sebagai operator pelayanan pelabuhan terus melakukan perbaikan fasilitas penunjang kedatangan wisatawan tersebut, sehingga mereka semakin nyaman menyinggahi pelabuhan laut terbesar di Bali.

“Kami terus melakukan peningkatan pelayanan wisatawan yang singgah kesini, sehingga merasakan kenyamanan, termasuk juga parkir kendaraan penjemput wisatawan yang berlibur di Pulau Dewata,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Menurut dia, pelayanan yang diberikan kepada kapal-kapal pesiar yang merapat di Pelabuhan Benoa sudah memenuhi standar internasional.

“Karena setiap saat tim investigasi dari otoritas kapal pesiar melakukan pemantauan kesiapan pelabuhan yang akan disinggahi. Dan di Pelabuhan Benoa mereka menilai sangat baik,” katanya.

Ali Sodikin lebih lanjut menjelaskan saat ini kedalaman alur kolam sudah memenuhi standar yakni minus 12 meter, sehingga sudah cukup aman untuk merapatnya kapal-kapal pesiar berukuran besar.

“Pemeliharan alur kolam terus kami lakukan secara berkala dalam upaya mengantisipasi sendimentasi lumpur yang tergerus sungai-sungai di sekitarnya, sehingga dengan langkah itu akan membuat pelayaran nyaman dan aman,” katanya. (aliy)