Angkasa Pura 2

Layanan Kapal Perintis di Sumenep Berpotensi Terhenti

DermagaSenin, 29 Desember 2014
KM Sabuk Nusantara 27

SUMENEP (beritatrans.com) – Pelayanan kapal perintis di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur berpotensi terhenti mulai 1 Januari 2015 mendatang. Pasalnya proses pelelangan kapal perintis untuk melayani sejumlah rute di kabupaten ini belum selesai hingga sekarang.

“Ada kemungkinan terjadi kekosongan pelayanan kapal perintis yang beroperasi ke sejumlah kepulauan di Sumenep pada awal Januari 2015, akibat pelelangan jalurnya belum selesai,” kata Kabid Perhubungan Laut dan Udara Dishub Sumenep, M Choyroni Argoto di Sumenep, Senin (29/12/2014).

Ia menjelaskan, masa kontrak sejumlah kapal perintis yang beroperasi ke beberapa kepulauan jauh di Sumenep akan habis pada 31 Desember 2014.

“Setiap tahunnya, masa kontrak kapal perintis itu memang habis per 31 Desember. Kami di daerah tidak terlibat secara teknis dalam pelelangan jalur kapal perintis,” ujarnya.

Para pihak yang terkait dengan pelelangan jalur kapal perintis yang beroperasi ke sejumlah kepulauan di Sumenep, di antaranya Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi Banyuwangi.

“Sesuai hasil koordinasi kami dengan dua pihak terkait tersebut, pelelangan jalur kapal perintis masih dalam proses atau belum selesai. Kami tidak bisa ikut campur tangan terkait dengan pelelangan jalur kapal perintis itu,” ucapnya seperti dilansir Antara.

Kapal perintis yang beroperasi ke sejumlah kepulauan di Sumenep sebanyak tiga unit, di antaranya Kapal Sabuk Nusantara 27 dengan “home base” di Pelabuhan Tanjung Wangi dan Kapal Amukti Palapa di Tanjung Perak.

“Kami hanya bisa berharap pelelangan jalur kapal perintis itu segera selesai, karena kalau tidak kunjung selesai nantinya berimbas pada pelayanan jasa transportasi laut di Sumenep,” kata Argoto.

Sumenep memiliki 27 kecamatan dan sembilan di antaranya berada di wilayah kepulauan.

Hingga sekarang, kapal perintis menjadi satu-satunya kapal yang jangkauan pelayanannya hingga ke kepulauan jauh di Sumenep, seperti Masalembu dan Keramian. (aliy)