Angkasa Pura 2

Penumpang KA 2014 Naik 29,21% Terutama di Lintas Jawa

EmplasemenMinggu, 4 Januari 2015
stasiun kereta api

JAKARTA (beritatrans.com) – Penumpang kereta api (KAI) di Indoensia selama tahun 2014 masih didominasi di lintas Jawa. Terjadikan kenaikan jumlah penumpang KA sampai 29,21% terutama di lintas Jawa. Sedang KA lintas Sumatera masih jauh tertinggal dan kebanyakan mengangkut komoditas barang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari-Novembr 2014, tercatat penumpang KA sebanyak 251.228 orang dan dari jumlah tersebut sebanyak 246.808 orang adalah penumpang KA di Jawa. “Untuk lintas Jawa, penumpang KA paling banyak untuk angkutan Jabodetabek, yaitu 188.413 orang,” ujar Kepala BPS Suryamin di Jakarta, akhir pekan lalu.

Sementara, jumlah penumpang KA lintas Sumatera masih kecil, sebanyak 4.420 orang sampai November 2014. Jumlah itu dilayani di Divisi KA Lampung dan Sumbagsel dan Lampung serta Divisi Regional Sumbagut tertama lintas Medan dan sekitarnya.

Kendati begitu, menurut Suryamin, ada lonjakan penumpang KA selama tahun 2014 mencapai 29,21%. Peningkatkan penumpang KA tahun lalu terjadi terutama sejak beropersinya jalur ganda atau double track di lintas utara Jawa.

“Kini, frekuensi perjalanan KA di lintas utara Jawa naik cukup siginifikan. Kapasitas dan daya angkut KA juga naik. Sangat wajar jika volume penumpang yang diangkut KA juga naik cukup besar,” jelas Suryamin.

Data penumpang KA periode Januari-November 2013 tercatat sebesar 194.589 orang. Saat itu, penumpang KA lintas Jawa baru sebesar 191.020 orang. Di akhir tahun 2014, penumpang KA lintas Jawa naik menjadi 246.808 orang.

“Pelayanan dan fasilitas di KA juga makin baik dan nyaman. Tak ada pengamen, pedagang asongan dan lainnya di atas KA atau di stasiun. Selain itu, ketepatan dan kecepatan moda KA juga cukup bisa diandalkan di tengah kemacetan di jalan raya serta delay yang tinggi di moda angkutan udara sekarang,” kilah Suryamin.

Sementara, enaikan serupa juga terjadi untuk komoditas barang yang diangkut oleh KA. Sampai November 2014, BPS mencatat ada 30.310 ton barang dangut KA. Jumlah itu naik 23,67% dibanding periode sama tahun 2013 sebesar 24.509 ton.

Ditambahkan Suryamin, untuk angkutan barang di KA yang paling besar di Sumatera, sebesar 20.516 ton. Sementara, total barang yang diangkut KA di Jawa hanya 9.794 ton.

“Komoditas barang yang diangkut KA di Sumatera antara lain, batubara, CPO, serta hasil perkebunan dan kehutanan lainnya. Selama ini, batubara dan CPO diangkut dengan KA ke pelabuhan sebelum diekspor ke berbagai negara di dunia,” tegas Suryamin.(helmi)