Angkasa Pura 2

Sebelum Lepas Landas dari Bandara Juanda, Mesin Pesawat AirAsia Sempat Mati

KokpitSenin, 5 Januari 2015
AirAsia-Cabin-Crew-Clark-Airport_edit

BANDUNG (beritatrans.com) – Pihak AirAsia mengakui pada Sabtu (3/1) malam salah satu pesawatnya sempat kembali apron saat akan lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya menuju Bandung, Jawa Barat.

Namun, Director Safety and Security AirAsia, Captain Raden Achmad Sadikin, menyatakan hal itu demi memastikan keamanan dalam operasional.

Dia mengungkapkan kejadian itu dialami pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ788 saat akan mundur di parkiran.

“Jadi saat akan mundur di parkiran, tiba-tiba APU (Auxiliary Power Unit) mati yang membuat auto shut down mesin sehingga pilot memutuskan kembali ke parkiran untuk diperbaiki dan akhirnya bisa berangkat take off,” jelas Raden dalam jumpa pers di Mapolda Jatim, Minggu (4/1) malam.

Raden menyatakan matinya mesin pesawat QZ788 adalah otomatis karena APU mati. “Ini sudah sesuai dengan SOP,” katanya seraya bersyukur akhirnya pesawat bisa sampai tujuan dengan selamat.

Pesawat jenis Airbus A320-200 dengan registrasi PK-AZC ini sedianya dijadwalkan berangkat pada 3 Januari pukul 21.00 WIB. Pesawat itu mengangkut 161 penumpang itu mengalami auto shutdown pada APU, yakni alat pada bagian belakang pesawat yang berfungsi memastikan adanya daya bagi sistem elektrik dan pneumatic pesawat saat masih berada di darat, sebelum mesin utama menyala.

APU memiliki sistem perlindungan yang secara otomatis akan mematikan atau melakukan shutdown APU itu sendiri ketika mendeteksi adanya malfungsi seperti overspeed, low oil pressure, masalah pada filter pelumas, atau overheating pada pelumas. Sistem perlindungan itu guna memastikan keamanan dalam operasional. (ani).

loading...