Angkasa Pura 2

Beda Ahok, Jokowi dan Fauzi Bowo soal Monorel Karya Sutiyoso

KoridorRabu, 14 Januari 2015
tiang monorel

JAKARTA (beritatrans.com) – Ada 90 tiang monorel membentang dari Jalan Asia Afrika, Senayan hingga kawasan Kuningan. Proyek transportasi massal, yang dibangun ketika Sutiyoso menjadi Gubernur DKI jakarta, itu mangkrak. Bahkan terkesan menjadi wajah buruk Kota Jakarta.

Tiang mnorel, yang dibangun PT Jakarta Monorel, itu menurut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, masih tidak jelas. Tiang pancang monorel tersebut justru akan dibiarkan menjadi monumen sejarah yang mengungkapkan kebodohan Pemprov DKI yang terlalu bernafsu membangun transportasi massal.

“Tiang itu juga enggak jelas. Itu jadi monumen sejarah lah, bahwa terjadi kebodohan Pemprov DKI, saking nafsunya pengen ada transportasi massal,” cetus gubernur, yang akan akrab dipanggil Ahok, tersebut, Selasa (13/1/2015). Dia menyatakan membatalkan pembangunan monorel itu.

Langkah tegas Ahok berbeda dengan Jokowi saat menjadi gubernur. Joko Widodo menegaskan tetap membangun monorel. “Proyek transportasi massal sangat dibutuhkan,” kata Jokowi di Rumah Susun Pulogebang, Jakarta Timur, Selasa, 5 Agustus 2014.

Bahkan Gubernur Jokowi juga sempat meresmikan proyek pembangunan monorel jalur hijau Semanggi-Sudirman pada 16 Oktober 2013. “Setelah 5 tahun terbengkalai, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, proyek Monorel Jakarta oleh Jakarta Monorail resmi dilanjutkan kembali,” ujar Jokowi, seperti dilansir Liputan6.

Sikap Jokowi itu tidak hanya berbeda dengan Ahok, tetapi juga dengan gubernur sebelumnya yakni Fauzi Bowo. Saat masih menjadi gubernur, Bang Foke menyatakan tidak ingin melanjutkan proyek tersebut. “Itu proyek busuk,” cetusnya kepada beritatrans.com. (aw).

loading...