Angkasa Pura 2

Manajemen AP I Pastikan Bandara Juanda Kembali Beroperasi

BandaraSenin, 19 Januari 2015
Tomi_Sutomo

JAKARTA (beritatrans.com) – Manajemen PT Angkasa Pura (AP) I selaku operator Bandara Juanda Surabaya memastikan operasional bandara sudah normal. Perbaikan runway yang rusak di bandara Surabaya sudah selesai dan bandara kembali beroperasi kembali.

“Memang tadi sempat ditutup, karena ada runway yang terkelupas aspalnya. Tapi kini sudah oke,” ujar Dirut AP 1 Tommy Sutomo pada beritatrans.com, di Jakarta, Senin (19/1/2015).

Dia menambahkan, operasional Bandara Juanda dan pelayanan ke masyarakat sudah kembali pulih. “Semua fungsi bandara beroperasi. Ini hujan deras tapi pelayanan tetap berjalan,” kata Tommy lagi.

Manager Komunikasi Korporate AP 1 Hendy Heryudhitiawan menambahkan, kasus penutupan Bandara Juanda dilakukan dengan alasan keselamatan. Tadi ada runway terkelupas dan kini sudah diperbaiki.

“Ada aspal runway yang terkelupas. Karena dinilai akan berbahaya untuk keselamatan, operasional penerbangan ditutup sementara. Kami dengan upaya maksimal berusaha memperbaikinya,” kata Hendy lagi.

Seperti diketahui Bandara Juanda. ditutup 4 jam. Puluhan pesawat yang akan take off dan landing terganggu.
Ada aspal terkelupas cukup lebar. Diameternya sekitar 1 meter. Di dekat aspal terkelupas, ada tambalan yang masih baru. Berbekal sapu, sekop, dan aspal, beberapa pekerja menutup lubang.

Pihak bandara menyebutkan, lubang di runway berkisar 15 cm hingga 70 cm. Perbaikan tak mungkin ditunda, karena lubang itu sangat membahayakan sehingga diputuskan perbaikan dilakukan siang hari. Pihak bandara pun menutup operasional selama 4 jam, pukul 11.00 WIB-15.00 WIB.

Data Humas AP I memperkirakan 38 pesawat tak bisa mendarat dan 52 pesawat tak bisa take off sesuai jadwal. “(Pesawat yang landing) Dialihkan ke beberapa bandara di antaranya Solo dan Bali ,” kata Hendy.

Seperti dilansir detijk, penutupan itu membuat kalang kabut pilot. Dwi Harsa, salah satu pilot rute Lombok-Surabaya kaget saat akan landing pada pukul 11.30 WIB dan diberitahu bahwa Juanda closed.

Setelah berkoordinasi dengan ATC, ia diizinkan mendarat di Bandara Ngurah Rai Denpasar. Sejumlah pilot juga terpaksa kembali ke bandara awal atau landing di bandara terdekat seperti Semarang, Solo, dan Yogya.(helmi)

loading...