Angkasa Pura 2

Pemerintah dan DPR Setuju Tak Suntik Modal ke Merpati

KokpitSenin, 19 Januari 2015
merpati-nusantara-2

JAKARTA (beritatrans.com) – Maskapai PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) diputuskan untuk emndapatkan suntikan modal dari pemeirntah melalui APBN. BUMN penerbangan tidak mendapatkan suntikan modal lantaran perusahaan tersebut mengalami penurunan kinerja setelah dipimpin oleh direksi yang baru.

“Dulu sebenarnya kita sempat hampir setuju dan Merpati disuntikkan kredit Rp2 triliun dengan bunga satu persen per tahun, lokal belum ada pergantian direksi,” tutur Anggota Komisi XI DPR, Gde Sumarjaya Linggih di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/1/2015).

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memberikan suntikan modal pada 35 perusahaan. Namun, pemerintah tidak memberikan suntikan pada BUMN penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines. BUMN itu dinilai memiliki kinerja yang buruk serta tidak menjanjikan untuk dikembangkan secara komersial.

Menurut Gede, Merpati perlu membenahi dulu manajemen secara sehat, sehingga diperlukan adanya strategis partner untuk menyehatkan kinerja manajemen.

“Mungkin bisa diterapkan dengan sistem menjadi partnership dengan pihak manajemen bisa melakukan penambahan modal dari swasta,” tandas Gde seperti dikuti okezone.com.

Sebagaimana diketahui, Kementerian BUMN mengajukan 35 perusahaan untuk mendapatkan suntikan modal lewat penyertaan modal negara (PMN). Usulan itu disampaikan ke Komisi Anggaran DPR untuk dibahas dan disetujui bersama.

Suntikan modal ini, bertujuan untuk mengembangkan investasi serta memperkuat permodalan. PMN yang akan diberikan kepada beberapa perusahaan BUMN tersebut akan mencapai sebesar Rp48,006 triliun.(helmi/awe)

loading...