Angkasa Pura 2

Djoko: Pemda harus Bangun Angkutan Umum di Daerahnya

KoridorKamis, 22 Januari 2015
angkutan-umumJKT

JAKARTA (beritatrans.com) – Perlu kesadaran dan keseriusan para kepala daerah tentang pentingnya transportasi umum untuk kemudahan mobilitas warganya. Kepala daerah harus membangun dan melengkapi daerahnya angkutan umum yang baik, aman dan terjangkau warganya.

Demikian disampaikan pakar transportasi Unika Soegijopranoto Djoko Setijowarno pada beritatrans.com di Jakarta, Kamis (22/1/2015).

“Fakta selama ini, banyak daerah di Indonesia yang tidak mempunyai angkutan umum, atau sudah bangkrut tanpa ada aksi nyata dari pemda setempat,” kata dia.

“Kisah sukses Pemprov Jakarta membangun PT Transjakarta dengan pelayanan yang kian baik layak ditiru dan dikembangkan di daerah lain. Tentunya dengan tetap memperhatikan kondisi dan kearifan lokal yang ada,” kata Djoko.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menyiapkan PM No.10/2012 tentang standard pelayanan minimum (SPM) Angkutan Umum Berbasis Jalan.

“Kini pemberlakukannya perlu diawasi dan ditingkatkan bersama untuk perbaikan angkutan umum serta pelayanan terbaik ke masyarakat Indonesia,” kata pakar transportasi Djoko Setijowarno.

Saat ini, beberapa daerah sudah mempunyai bus rapit transit (BRT). Sebut saja Tarnspakuan di Bogor, Trans Batik di Solo, Trans Musi di Palembang Sumatera Selatan dan masih banyak lagi.

Menurut Djoko, para kepala daerah harus aktif dan kreatif untuk menginisiasi dan membangun angkutan umum yang baik dan terjangkau.

“Jika satu daerah tak mempunyai angkutan umum, misalnya jelas akan merugikan rakyatnya. Selain itu juga menjadi pertimbangan bagi investor untuk masuk ke daerah tersebut,” papar Djoko.

Dia menambahkan, sebelum daerah lain mengalami kepadatan lalu lintas jalan seperti di Jakarta, maka solusinya adalah dengan membangun transportasi umum.

“Angkutan umum yang baik dan terjangkau akan menghindari orang menggunakan kendaraan sendiri yang berujung pada kemacetan,” tegas Djoko.(helmi)

loading...