Angkasa Pura 2

Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan 10 Kontainer Barang Tambang

DermagaJumat, 23 Januari 2015
IMG-20150122-00633_edit

JAKARTA (beritatrans.com)-Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok menggagalkan upaya penyelundupan (ekspor ilegal) 10 kontainer minerba (barang tambang) ke Korea, China dan Singapura.

Kepala KPU BC Tanjung Priok, B Wijayanta mengatakan barang-barang minerba yang akan diselundupkan berupa residu selain dari pembuatan bersi /baja dengan kandungan utama seng sebanyak dua kontainer ukuran 40 feet .

Selain itu berbagai macam bahan mineral sebanyak satu kontainer ukuran 20 feet dan bijih krom sebanyak enam kontainer ururan 20 feet. “Selain itu, sisa/skrap seng dalam satu kontainer ukuran 20 feet dengan total nilai barang Rp398,3 juta,” ungkapnya, kemarin.

Menurut Wijayanta eksportsasi barang barang minerba tsb di antaranya terkena pembatasan, larangan dan ketentuan bea keluar seperti diatur dalam Permendag No 45/M-DAG /PER/7/2012 , Permendag No 52/M-DAG/8/2012, Lampiran IV Peraturan Kenteri Keuangan (Kemenkeu) No 75/PMK.011/2012 dan Permendag No 44 M-DAG/PER/7/2012.

Modus operandi yang dilakukan para pelaku (saat ini masih dikejar) menggunakan perusahaan eksportir PT BKT, PT SSG, PT.ANI dan PT PDI.

Dalam Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) dilaporkan isi kontainer di antaranya suku cadang sepeda motor, zinc dust serta barang lain yang tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya.

Petugas KPU masih mencari pemilik barang dan telah memblokir sejumlah perusahaan eksportir yang dipakai dalam eksportasi tsb karena tidak koperatif saat proses penelitian.(Wilam)