Angkasa Pura 2

Menhub Jonan Komitmen Prioritaskan Keselamatan Penerbangan

KokpitRabu, 28 Januari 2015
Jonan Baru

JAKARTA (beritatrans.com) – Keselamatan merupakan hal yang paling utama dan harus diprioritaskan dalam bisnis penerbangan dan juga moda transportasi lainnya di Tanah Air. Untuk itu, regulator meminta Garuda Indonesia benar-benar peduli terhadap keselamatan dan menjadi leader safety bagi maskapai-maskapai di Indonesia.

“Saya minta bantuan Garuda Indonesia agar review Uni Europe Safety bisa jalan. Saya juga berharap Garuda Indonesia sebagai leading safety and services leading di Indonesia,” pinta Menhub Ignasius Jonan di Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Kendati begitu, Menhub mengapresiasi pencapaian yang diraih Garuda Indonesia merupakan sebuah prestasi yang luar biasa yang tidak hanya mengangkat nama Garuda, tetapi juga bangsa Indonesia di tingkat internasional.

“Persembahan Garuda Indonesia bagi bangsa Indonesia ini merupakan hasil kerja keras, kesungguhan dan konsistensi dari manajemen dan seluruh karyawan Garuda Indonesia dalam memberikan layanan terbaik kepada seluruh konsumen sehingga Garuda Indonesia dinobatkan sebagai Maskapai Bintang Lima.” papar Menhub

Seperti dikutip laman dephub.go.id, Menhub meminta agar Garuda Indonesia memperbaikinya kinerja terutama dari sisi pelayanan dan keuangannya, sehingga mampu memperoleh keuntungan dan tak lagi membenahi keuangan negara.
“Jangan merugi terus. Saya ingin Garuda kembali jaya seperti dulu yaitu sebagai maskapai terbesar di bumi belahan selatan,” harap Menhub.

Pada kesempatan tersebut, Menhub Jonan juga mengungkapkan pihaknya merencanakan pengumuman safety rating perusahaan penerbangan di Indonesia. “Bulan depan, kita umumkan safety rating airlines di Indonesia,” ungkap Menhub Ignasius Jonan. Langkah tersebut, menurut Menhub, untuk memastikan tingkat keselamatan maskapai di Indonesia.

Menhub memastikan pengumuman tersebut akan banyak mendapat tantangan. ” Pasti banyak yang nggak suka. Tetapi saya tetap umumkan sesuai arahan Bapak Presiden. Rating keselamatan industri penerbangan harus diumumkan,” tegas Menhub.

Ditambahkan Menhub, dirinya tidak mau kompromi baik itu maskapai swasta maupun maskapai swasta. “Terkait safety, kita ngggak milih, mau maskapai punya pemerintah atau swasta, akan saya umumkan. Harus dibuat transparan,” tegas Menhub.(helmi/aliy)

loading...