Angkasa Pura 2

Sudah MoU, Pembangunan KA Trans Sumatera Segera Dimulai

EmplasemenKamis, 29 Januari 2015
Hermanto-Dwiatmoko2

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan dan para Gubernur dari Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan sudah menandatangani nota kesepahaman atau MoU proyek pembangunan kereta api (KA) Trans Sumatera di Jakarta, Selasa, (27/1).

Jalur kereta api Trans Sumatera ini rencananya akan menghubungkan beberapa kota lintas provinsi di Pulau Sumatera, yakni Rantau Prapat – Kota Pinang – Duri – Dumai, Duri – Pekan Baru – Rengat – Jambi – Betung – Kertapati dan Pekan Baru – Muaro – Muaro Kalaban – Sawah Lunto.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko, menyatakan bahwa, pembangunan jalur kereta api Trans sumatera akan dimulai tahun ini, tapi tergantung pada kesiapan lahan. “Kalau lahan sudah siap, langsung dibangun,” jelasnya.

Selain lahan, menurut Hermanto yang juga harus disiapkan adalah desain, dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). “Yang sudah siap (dibangun) adalah (jalur) antara Rantau Prapat sampai Kota Pinang. Desain sudah ada, tinggal pembebasan lahan tahun ini,” tutur Hermanto.

Pembangunan Jalur Kereta Api Trans Sumatera bertujuan untuk mewujudkan peran moda kereta api sebagai angkutan massal, serta membantu kelancaran perekonomian yang terintegerasi, baik inter dan antar moda pada masing-masing wilayah Pulau Sumatera.

Dikatakan Hermanto, Jalur Kereta Api Trans Sumatera ini akan terintegrasi dengan pelabuhan-pelabuhan. “Untuk daerah Riau, ada tiga pelabuhan yang akan kita hubungkan, yaitu Dumai, Buton dan Kuala Enok,” tuturnya lagi.

Hermanto juga menyatakan bahwa pembangunan jalur kereta api sepanjang sekitar 1.400 kilometer ini menelan biaya sekitar 30 triliun dan ditargetkan selesai dalam jangka waktu lima tahun kedepan.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung Penyelenggaraan Perkeretaapian yang terpadu, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. (helmi/aliy)