Angkasa Pura 2

Rawan Kolusi,

DPR: Kemenhub harus Siapkan SDM Operator Jembatan Timbang

KoridorJumat, 30 Januari 2015
jembatan timbang

JAKARTA (beritatrans.com) – Komisi V DPR menyambut gembira rencana Kementerian Perhubungan mengambilalih pengelolaan jembatan timbang dari pemerintah daerah. “Kini yang juga harus dipersiapkan adalah SDM operator jembatan timbang itu agar tidak menjadi ajang korupsi,” kata anggota Komisi V DPR Ridwan Bay saat dihubungi pers di Jakarta, Jumat (30/1/2015).

“Saya kira itu langkah cerdas. Yang paling penting itu adalah terbangun sistem dengan baik. Memiliki tenaga yang cukup untuk pengawasan,” jelas kader Golkar itu.

Menurutnya, jembatan timbang sangat diperlukan dalam rangka menjaga dan mengamankan dan menyelamatkan pembangunan jalan yang dilakukan Kementerian PU.

Yang harus dilakukan ke depan, jelas Ridwan, Stafnya harus terjaga dan terdidik, karena rawan kerjasama antara sopir dan penjaga sendiri. Itu yang harus diperhatikan Pak Jonan.

Jembatan timbang juga rawan pungli bahkan modus korupsi pihak tertentu. Oleh karena itu, Kemenhub harus bisa mengantisipasi dengan baik.

“Misalnya tonase 10 sampai 20 ton, tapi kemudian ada main mata dangan supir yang 10 ton bisa jalan,” papar Ridwan.

Dia menambahkan, jembatan timbang jangan sampai menjadi modus korupsi. Tapi juga tak mampu mengamankan dan menyelamatkan kerusakan jalan akibat kelebihan tonase. “Jika terbukti ada kendaraan melebihi tonase harus ditindak dan tak boleh lewat,” tegas Ridwan.(helmi)

loading...