Angkasa Pura 2

Garap Tol Trans Sumatera, HK Butuh Suntikan Dana Rp13 Triliun

KoridorJumat, 30 Januari 2015
jalan-tol

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Hutama Karya (Persero), memperoleh penugasan pembangunan proyek 4 ruas jalan tol di Sumatera. Total investasi Rp30,837 triliun. BUMN ini butuh suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp13 triliun.

Proyek tersebut direncanakan dibangun pada 2015-2019. Tahap awal, Hutama Karya memperoleh bantuan modal pemerintah dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp3,6 triliun.

“PMN tahap pertama Rp3,6 triliun dengan total project cost Rp30,837 triliun,” kata Direktur Utama Hutama Karya, Ngurah Putera, usai rapat panja PMN di Komisi VI DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2015).

Seperti dikutip detik.com, Hutama Karya akan menggeber pembangunan 3 dari 4 tol prioritas. Tiga ruas tol prioritas yang dikerjakan adalah Medan-Binjai sepanjang 17 km, Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 139 km, dan Palembang-Indralaya 22 km.

“Tahap pertama itu Medan-Binjai, terus Bakauheni-Terbanggi Besar, terus DPR minta Palembang-Indralaya seperti konsep awal,” jelasnya.

Dari 3 ruas ini, Ngurah menargetkan, ruas Medan-Binjai akan selesai terlebih dahulu. “Medan-Binjai sudah mulai. Sekarang jalan terus. Kemudian tanah sudah beres, kita selesaikan dalam 1,5 tahun,” ujarnya.

Sedangkan untuk ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 126 km, Hutama Karya akan mulai membangun pada 2017. Ngurah menjelaskan, kebutuhan suntikan modal pemerintah untuk mendorong kelayakan proyek 4 ruas Tol Sumatera Rp12,92 triliun.

PMN ini rencananya diajukan dalam 3 tahap. Sisa pendanaan didukung oleh pinjaman PT Hutama Karya (Persero), memperoleh penugasan pembangunan proyek 4 ruas jalan tol di Sumatera. Total investasi Rp 30,837 triliun. (helmi/aliy)