Angkasa Pura 2

Lagi, Alphard Hajar Terminal 2 Bandara Juanda, 3 Mobil Ringsek & Lukai 3 Calon Penumpang

BandaraSenin, 2 Februari 2015
sebelum-tabrak-balita-alphard-seruduk-mobil-gm-angkasa-pura

SURABAYA (beritatrans.com) – Sebuah mobil mewah Toyota Alparhd nopol L 57 SL nyelonong di ruang tunggu penumpang Bandara Internasional Juanda Terminal 2, Minggu (01/2/2015).

Akibatnya, tiga orang yang saat itu berada di kursi ruang tunggu ditabrak dan mengalami luka, kini harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Waru.

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Budi Setiyana Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Sidoarjo mengatakan, kecelakaan yang terjadi Bandara Juanda tersebut melibatkan empat kendaraan.

Dimana kecelakaan itu berawal dari mobil Toyota Alparhd yang dikendarai Mudji Slamet (58) warga Jalan Raya Mendut, Desa Kedungbendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo berada di jalan jalur dua Bandara Juanda. Tiba-tiba nyelonong menabrak pembatas yaitu trotoar, kemudian menabrak mobil lainnya yang saat itu berada di depannya.

“Toyota Alparhd ini nyelonong menabrak Toyota Camry warna hitam dan Toyota Avanza Silver yang ada di belakang Toyota Camry. Sedangkan Toyota Camry menabrak Toyota Innova. Kemudian, mobil Toyota Alparhd masih nyelonong menabrak orang yang ada di ruang tunggu penumpang,” kata AKP Budi Setiyanta, di Bandara Juanda, Senin (02/2/2015) dinihari.

Budi menjelaskan, Toyota Camry warna hitam nopol L 1102, dikendarai Sudarmono (47), warga Kedungturi, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Untuk Toyota Avanza warna silver nopol W 989 RA dikendarai Arif Gunawan (34), beralamatkkan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, sedangkan Toyota Innova nopol N 412 TP warna biru dikendarai Margo Utomo (36) warga Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Untuk korban yang ditabrak, masih kata Budi, di ruang tunggu Bandara Juanda sebanyak tiga orang. Namun, hanya dua orang yang harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Waru.

“Yang terluka adalah Dalimin, beralamatkan Dusun Sogo Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah dan Emi Pujiastuti, warga Taman Pasadena, Puri Surya Jaya, kecamatan Gedangan. Sedangkan satunya Murtinah, warga Gebang, hanya luka lecet,” terang perwira tiga balok di pundak tersebut.

terkait kecelakaan yang sudah dua kali terjadi di ruang tunggu Terminal 2 Bandara Juanda, pihak Angkasa Pura I Surabaya menyatakan, penyebabnya adalah tidak tertibnya kendaraan pengantar dan penjemput penumpang pesawat yang parkir di terminal keberangkatan dan kedatangan penumpang menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan, selain faktor kesalahan pengemudi.

“Sebab, banyaknya kendaraan yang parkir di jalur keberangkatan dan kedatangan penumpang, menyebabkan ruang gerak kendaraan yang akan meninggalkan terminal terganggu dan menjadi salah satu pemicu kecelakaan,” tutur General Manager Angkasa Pura I Surabaya, Trikora Harjo.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, saat ini seluruh bangkai kendaraan yang terlibat kecelakaan di ruang tunggu Terminal 2 Bandara Juanda diamankan di Mapolres Sidoarjo. (korrie).

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari