Angkasa Pura 2

DPR-ESDM Sepakati Kuota Solar Subsidi 2015

KoridorRabu, 4 Februari 2015
SPBU Solar

JAKARTA (beritatrans.com) – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Kementerian ESDM menyepakati besaran subsidi tetap untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar sekira Rp1.000 per liter. Sedang kenaikan alpha BBM Rp1.000 per liter dengan kuota solar dan minyak tanah sebesar 17,9 juta kilo liter.

“Sementara, mulai tahun 2015, pemerintah tak lagi memberikan subsidi untuk BBM jenis Premium,” kata Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika. Di Jakarta, Selasa (3/2/2015) malam.

Kendati begitu, pemerintah dan DPR tak sepakat menurunkan harga BBM solar menjadi Rp6000 per liter. Artinya, harga Solar tetap seperti semula yaitu Rp6.400 per liter.

Seperti dikutip okezone, Kardaya mengatakan, kesepakatan tersebut didapat dari masukan seluruh fraksi Komisi VII DPR yang dibulatkan pada kesimpulan. Di mana, kenaikan alpha BBM dari Rp700 per liter menjadi Rp1.000 per liter.

“Subsidi fix Rp1.000 per liter, alpha naik dari Rp700 ke Rp1.000,” kata Kardaya di Ruang Rapat Komisi VII DPR itu.

DPR dan Kementerian ESDM, lanjut Kardaya juga telah menyepakati pengubahan penetapan harga BBM dilakukan satu kali setiap satu bulan. Sedangkan untuk kuota dari 17,9 juta kl tersebut terdiri dari 17,05 juta kl untuk solar dan 850 ribu kl untuk minyak tanah.

“Periode per bulan. Lalu mengenai volume atau kuota kalau berubah pemerintah bisa berdiskusi meminta persetujuan komisi VII,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Sudirman Said menuturkan, pemerintah akan mengikuti kesepakatan yang telah dibuat oleh DPR dan juga pemerintah.

“Kami akan melakukan prediksi sebulan sekali, kuota fleksibilitas mengajukan,” tegasnya.(helmi/awe)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari