Angkasa Pura 2

88 Kapal Perintis Siap Dioperasikan dengan Subsidi Rp1 Triliun

DermagaJumat, 6 Februari 2015
uploads--1--2013--03--94255-kapal-dharma-bahari-sumekar-1-penyeberangan-kalianget-kangean-berlayar-lebih

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo menyatakan siap memberangkatkan 88 kapal untuk menyambangi pulau-pulau terluar Indonesia.

“Kita ingin mejadikan laut berkah dan bukan pemisah diantara kita. NKRI itu satu, jangan ada lagi kesenjangan yang jauh di antaranya. Ekpedisi Nusantara Jaya 2015 siap kita galakkan. Sudah ada 88 kapal yang siap menyambangi pulau-pulau terluar dan terpencil,” kata Indroyono saat rapat rencana kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya di Gedung BPPT II, Jakarta, Kamis (5/2).

Menteri Indryono mengakui awalanya banyak yang meragukan idenya tersebut, teruma soal anggaran yang pasti berjumlah fantastis.

“Pengalaman saya smapai hari ini uang itu ada terus kok, tinggal bagaimana mengoptimalkan semua sumber daya yang ada. Anggaran untuk kapal perintis Ekpedisi Nusantara Jaya sudah dinaikkan sampai Rp 1 triliun hari,”kata Indroyono

Naiknya anggaran itu menurut Indroyono lantasan dibawah kementeriannya saat ini bisa mengoperasikan 86 kapal perintis ditambah dua kapal dari TNI Angkatan Laut.

“Sekarang itu ada 88 kapal yang siap keliling dari Sabang – Merauke yang jaraknya 5000 kilometer itu. Jadi anggaran untuk bensin, logistik dan lain-lain sudah harga mati,” kata Indroyono.

TNI AL menurut Indroyono sudah siap dan bisa fokus membantu Ekpedisi Nusantara Jaya lantaran tidak ada operasi di Papua, Aceh atau Timor-Timor lagi. Sementara untuk rute kapal perintis yang berjumlah 86 itu sudah mendapat persetujuan dari Menteri Perhubungan Igantius Jonan.

Sementara untuk bahan-bahan pokok, infrastruktur dan sumber daya manusia dalam kapal-kapal perintis itu menteri Indroyono sudah berkoordinasi dengan semua kementerian.

Dalam hal penyebaran bahan-bahan pokok dan infstatuktur Kemenko Kemartiminan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, Kementeri PU, Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi serta Bulog. Sementara untuk sumber daya manusia Kemenko Kemaratiman sudah berkoordinasi dengan Kemenpora dan Kementeria Pemberdaayn Manusia melalui propgram Pemuda Maritim serta Pramuka.

“Jadi kapal sudah siap, tinggal diisi sama kita semua. Negara poros maritim dunia bisa terwujud,”demikian Indroyono.

Sebagaimana diketahui, menurut rencanya Ekpedisi Nusantara Jaya yang akan menyentuh pulau-pulau terluar itu dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama bulan Mei-Juni sementara tahap kedua Noveber-Desember.

Renacanya rute utara akan meliputi Jakarta, Miangas, Ternate, Halmahera, Tidore, P.Fani, P.Bras, Kep Biak, Numfor dan Jayapura. Sementara rute tengah Jakarta, Sulawesi bag Selatan, Sulawesi Tenggara, P.Mangoli, Mbon dan Fakfak. Untuk rute Selatan meliputi Surabaya, Sumbawa, Waingapu, Danarote, Kupang, Kep Tanimbar, Sorong, Kep Kobroor dan Merauke.

Adapun rincian ekpedisi terdiri dari 86 kapal perintis, 2 KRI TNI AL, 540 pelabuhan, 22 provinsi, 234 ribu km pelayaran, dan 6000 peserta. Rencana peluncuran ekpedisi akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada 1 Juni 2015 mendatang. (aliy).

loading...