Angkasa Pura 2

Didukung Pemkot, Istana Grup dan Agung Podomoro, Buskota DAMRI Tetap Gratis Buat Pelajar Bandung

KoridorJumat, 6 Februari 2015
damri bandung1

BANDUNG (beritatrans.com) – Manajemen Perum DAMRI terus berkomitmen untuk memberikan angkutan bebas tarif kepada pelajar di Kota Bandung. Komitmen itu mendapat dukungan dari Pemkot Bandung, Istana Grup dan Agung Podomoro, sehingga untuk tahun ini penyediaan bus gratis untuk pelajar bisa dilanjutkan.

Kepada beritatrans.com, Jumat (6/2/1205), General Manager Perum DAMRI Cabang Bandung, Ir. Ariel Arlan Siregar, Ms.Tr, mengutarakan komitmen untuk membantu rakyat, khususnya generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di jenjang SD – SLTA, tersebut digelorakan oleh direksi dan dewan pengawas Perum DAMRI.

Instruksi dari manajemen itu, Ariel mengemukakan ditindaklanjuti dengan pembicaraan intensif dengan Walikota Bogor dan menelusuri potensi mendapatkan dana dari corporate social responsibility (CSR) pihak korporat. “Aksi itu merupakan tindak lanjut dari apa yang sudah dirintis oleh General Manager DAMRI sebelum kami yakni Bapak Sadiyo, yang kini menjadi Direktur Personalia dan Umum Perum DAMRI,” tuturnya.

Untuk tahun ini, dia menuturkan seperti halnya dengan tahun sebelumnya, angkutan gratis untuk pelajar didukung dana CSR dari dua pengembang elit yakni Istana Grup dan Agung Podomoro. Dari dua perusahaan itu mendapatk alokasi dana Rp1 miliar per tahun.

Belasan trayek buskota di Bandung, dia menjelaskan sudah diberlakukan bebas tarif untuk pelajar. Satu hari rata-rata buskota DAMRI mengangkut 5.000 – 6.000 pelajar. Bebas tarif ini juga akan diberlakukan untuk 45 buskota aglomerasi ber-AC, yang segera dioperasikan tiga rute yakni Elang – Jatinangor via Cibiru, Alun Alun – Ciburuy, dan Dipatiukur – Leuwipanjang.

MULTI MANFAAT
Karena amat membantu pelajar, terutama dalam meniadakan ongkos transportasi, Ariel mengutarakan perlu lebih banyak lagi perusahaan yang mengucurkan dana CSR. Alokasi dana CSR dalam skema ini multi manfaat, tak hanya sekadar berkontribusi memberikan keringanan pelajar dan keluarganya.

“Pada sisi lain, dengan adanya bebas tarif naik buskota, maka akan mereduksi pelajar menggunakan motor untuk pergi dan pulang ke sekolah. Pada gilirannya selain angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, juga kemacetan arus lalu lintas, p;olusi udara serta konsumsi BBM juga dapat dikurangi,” ujarnya. (awe).

loading...