Angkasa Pura 2

Kemenhub: April Tarif KA Naik Sampai 30%

EmplasemenSabtu, 28 Februari 2015
Hanggoro

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan akan ada kenaikan harga tiket kereta api (KA) ekonomi jarak jauh dan sedang hingga 30%. Ketentuan ini akan berlaku mulai 1 April 2015 karena ada pengurangan subsidi untuk transportasi KA jarak jauh dan sedang.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hanggoro Budi Wiryawan saat acara sosialisasi Peraturan Menteri No.17 Tahun 2015 di Kemenhub, Jakarta, Jumat (27/2/2015) mengatakan, tarif KA Ekonomi dengan penyejuk udara, akan ada kenaikan harga tiket hingga 30%.

“Kenaikan ini merujuk pada perhitungan melemahnya nilai tukar rupiah, kenaikan atau fluktuasi harga BBM serta adanya kenaikan perhitungan marjin keuntungan dari 8% menjadi 10%. Jadi, ada kenaikan tarif 30%. Ini sudah berdasar kajian dan pertemuan dengan stakeholder,” jelas Hanggoro.

Perhitungan tarif baru KA Ekonomi jarak jauh dan sedang juga mengikuti masukan dari pelaku industri transportasi angkutan darat dan pengguna jasa. Pemerintah memang masih mensubsidi sektor transportasi KA.

“Ini juga ada aspirasi, bukan hanya dari Dirjen Perkeretaapian tapi dengar masukan Dirjen Angkutan Darat dan Organda. Dengan tarif ini supaya ada kesetaraan dengan moda lain, subsidi berlebihan bisa matikan moda lain,” jelasnya.

Hanggoro mengatakan pemerintah juga mengurangi porsi alokasi subsidi KA atau Public Service Obligation (PSO) untuk kereta jarak jauh dan sedang.
PSO KA jarak jauh dari alokasi awal Rp115 miliar dikurangi menjadi Rp110 miliar kemudian KA jarak sedang dari Rp130 miliar menjadi Rp127 miliar. Subsidi tersebut selanjutnya dialihkan untuk kereta perekotaan dan KRL yang melakukan perjalanan rutin untuk keperluan bekerja dan bersekolah masyarakat perkotaan.

“Kita nggak subsidi yang nggak perlu. Untuk KA Ekonomi jarak sedang dan jauh, subsidi kita kurangi dalam jumlah besar. Itu bukan kebutuhan sehari-hari masyarakat dan mereka gunakan secara berjadwal seminggu atau sebulan sekali. Mereka lebih prepare. Kita fokus subsidi kereta jarak dekat dan perkotaan karena untuk kebutuhan mereka,” katanya.

Tarif baru ini akan berlaku efektif mulai 1 April 2015. Penumpang kelas ekonomi yang berangkat pada tanggal 1 April dan ke atas akan dikenakan tarif baru.

“Berdasarkan kesepakatan Dirjen Perkeretaapian dan Dirut KAI, tarif baru mulai berlaku pada 1 April 2015,” tegas Hanggoro.(helmi/aliy)