Angkasa Pura 2

Mobilnya Disita di Jalan

Jubir Gus Dur Adhie Jadi Korban Debt Colector

Another NewsMonday, 2 March 2015

JAKARTA (beritatrans.com) – Jubir Presiden Gus Dur Adhie Massardi mengaku geram kepada BCA Finance karena mengalami sendiri perlakuan tidak adil. Dia mendapat perlakuan tak layak dari debt colector BCA Finance bahkan kendaraannya disita di jalan.

“Baru dua bulan lebih sehari terlambat menyicil, BCA Finance langsung mengirim dua Debt Collector dari perusahaan penagih utang Markus Atoea & Rekan, yang diberi kuasa untuk merampas kendaraan (Avanza) di mana saja berada,” kata kata Adhie di Jakarta, Senin (2/3/2015).

Lebih gila lagi, lanjut dia, BCA Finance tidak mau menerima pembayaran untuk penyelesaiaan cicilan kalau konsumen belum memenuhi permintaan jutaan rupiah Debt Collector yang katanya untuk biaya penanganan.

“Jadi orang yang sudah terperosok dalam kesulitan ekonomi, oleh BCA Finance disodorkan kepada para buaya untuk dicaplok,” jelas Adhie lagi.
Oleh karena itu, Adhie meminta BI dan terutama OJK tidak tutup mata terhadap kasus semacam ini yang sudah menimpa ribuan nasabah lembaga multifinance seperti BCA Finance ini.

“Sesuai undang-undang, OJK bahkan memiliki tanggungjawab agar sektor jasa keuangan (1) Terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel, (2) Mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil, dan (3) Mampu melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat,” tandas Adhie.

Dia menambahkan, pihaknya akan pantau langkah apa yang dilakukan OJK terhadap BCA Finance dan lembaga-lembaga multifinace lainnya agar masyarakat mendapat perlakuan adil.

“Kita semua tahu, ketika para bankir raksasa, termasuk BCA, memakai uang rakyat ratusan triliun rupiah (BLBI) pada 1997-98, sampai detik ini pertanggungjawabannya tidak jelas!”, tegasAdhie.(helmi)