Angkasa Pura 2

Tommy: Kapal Latih Taruna Dibangun di Galangan Kapal Dalam Negeri

SDMSenin, 2 Maret 2015
Tommy Bajubr

JAKARTA (beritatrans.com) – Pengadaan kapal latih uintuk taruna transportasi Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDM Perhubungan) akan melibatkan galangan kapal dan industri dalam negeri. Banyak galangan kapal nasional yang bagus dan mampu mengerjakan proyek pembangunan kapal-kapal besar.

“Kalau mereka mampu dan memenuhi syarat yang ditentukan, lebih baik dibangun di galangan kapal dalam negeri,” kata Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo pada beritatrans.com di Jakarta, Senin (2/3/2015).

Sesuai saran Pak Menteri (Perhubungan) lanjut Tommy, proyek pengadaan kapal dengan dana APBN diminta untuk menggunakan perusahaan dalam negeri. “Kalau memang tak ada yang mampu, baru mencari ke perusahaan asing. Tapi perusahaan nasional harus menjadi prioritas,” papar Tommy.

Namun begitu, tandas dia, proses lelang pengadaan kapal latih taruna itu akan dilakukan secara online. “Nanti, proyek-proyek itu akan dimasukkan dalam e-catalog. Selanjutnya, perusahaan galangan kapal lokal bisa ikut tender secara terbuka dan transparan. Jika memang bagus dan memenuhi kualifikasi akan menang,” terang Tommy.

Seperti diketahui, BPSDM Perhubungan akan mendapat tambahan 6 kapal latihan untuk taruna. Kapal tersebut akan dioperasikan untuk pelayaran perintis. “Tapi, ABK-nya adalah taruna-taruna sekolah pelayaran di bawah BPSDM Perhubungan,” jelas Tommy.

Jadi, kapal tipe perintis itu akan sama bentuk dan jenisnya dengan kapal negara (KN) lainnya baik yang kini dioperasikan oleh Direktorat Navigasi atau Direktorat KPLP Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

“Kapal latih taruna tersebut akan dibangun dengan dana multiyear APBN sampai 2019 mendatang. Tapi, kalau bisa selesai lebih cepat makin baik, dan bisa langsung dioperasikan baik untuk kapal latih taruna atau melayani rute perintis di Tanah Air,” papar Tommy.

Data yang diperoleh beritatrans.com menyebtukan, kapal latih taruna tersebut akan di tempatkan di BP2IP Malayahati Banda Aceh, STIP Jakarta, PIP Semarang, Poltekpel Surabaya, PIP Makassar dan BP2IP Sorong Papua.(helmi/awe)