Angkasa Pura 2

Loka Banyuwangi Terima Taruna Penerbang

SDMRabu, 4 Maret 2015
Loka Banyuwangi

JAKARTA (beritatrans.com)- Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan segera membuka seleksi penerimaan calon taruna (sipencatar) tahun 2015. Seluruh moda transportasi akan menerima calon taruna baru. Untuk taruna penerbang, tahun 2015 akan diterima di Loka Banyuwangi, Jawa Timur.

Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Yuli Yudosantoso mengatakan, khusus SDM moda transortasi akan fokus untuk beberapa akademi di bawah BPSDM Perhubungan. Saat ini ada Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) baik di Surabaya, Medan dan Makassar.

“Total taruna yang akan diterima mencapai ribuan orang, di beberapa jurusan yang ada,” kata Yuli saat dikonfirmasi beritatrans.com usai pelantikan pejabat eselon II Kemenhub di Jakarta, Selasa (3/3/2015) petang.

Sementara, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug tidak menerima taruna penerbang. Selanjutnya, taruna penerbangan akan dibuka di Loka Banyuwangi. “Sekolah pilot di Banyuwangi kapasitas asrama, ruang kelas dan pesawat latih masih ada. Selanjutnya, akan menerima tambahan pesawat latih yang baru,” tandas Yuli.

Tim BPSDM Perhubungan awal Maret 2015 akan memulai road show ke sembilan kota d Tanah Air untuk melakukan sosialisasi mengenai sipnecatar. Pada pekan ketiga Maret 2015 baru dimulai sipencatar secara serentak untuk seluruh moda transportasi.

Data yang dihimpun beritatrans.com menyebutkan, tahun 2015 ini akan merima sekitar 3.500 taruna baru, baik moda transportai darat, laut, udara serta kereta api (KA). Mereka akan ditempatkan di kampus BPSDM Perhubungan mulai dari Banda Aceh sampai Papua.

STPI Curug, kata Yuli, untuk tahun ajaran 2015 tidak menerima taruna jurusan akan penerbang. “Tahun 2015, taruna penerbangan hanya akan dibuka di Loka Banyuwangi, Jawa Timur. STPI Curug akan fokus mendidik taruna yang sudah ada. Mereka harus mengantongi jam terbang yang cukup untuk mendapatkan sertifikat CPL (Comercial Pilot Lisence),” kata Yuli lagi.

“Saat ini, masih ada taruna penerbang di STPI yang mencapai 290 orang. Mereka harus diprioritaskan untuk terbang, mulai masuk simulator, kemudian latihan terbang sampai jumlah jam terbang mereka cukup. Setelah itu baru dilantik menjadi pilot,” kilah dia.

Sebelumnya, Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo mengatakan, pihaknya akan mendapatkan tambahan 51 pesawat latih baru di tahun 2015.

“Pesawat latih baru nanti akan ditempatkan di STPI Curug, Loka Banyuwangi Jawa Timur dan Rengat, Riau. Dengan tambahan pesawat latih nanti, maka kapasitas dan daya tampung sekolah kita akan bertambah,” tandas Tommy.(helmi)

loading...