Angkasa Pura 2

Pesawat Garuda Tujuan Kupang Dialihkan Pendaratan ke Makassar

Bandara KokpitSabtu, 7 Maret 2015
IMG_1817.JPG

KUPANG (beritatrans.com) -Hujan deras dan kabut yang seharian ini mengguyur Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan sejumlah penerbangan dari dan ke Bandara El Tari Kupang, Jumat, 6 Maret 2015, mengalami delay dan gagal mendarat.

Penerbangan yang gagal mendarat di El Tari itu di antaranya pesawat Garuda rute Jakarta-Denpasar-Kupang, sehingga penerbangannya dialihkan ke Bandara Hasanuddin, Makassar.

Sedangkan Pesawat Lion Air rute Jakarta-Surabaya-Kupang melakukan holding area (berputar di angkasa) selama satu jam di wilayah Kabupaten Kupang sebelum akhirnya berhasil mendarat.

Duty Manager PT Angkasa Pura Bandara El Tari Kupang Gabriel Keraf mengatakan pesawat sulit mendarat maupun mengudara karena jarak pandang hanya mencapai 1 kilometer. “Gangguan penerbangan sudah terjadi sejak pukul 10.00 Wita,” katanya seperti dirilis tempo.co.

Adapun pesawat Wings Air terpaksa membatalkan penerbangan ke dua bandara, yakni Bandara Umbu Mehang Kunda di Waingapu, Sumba Timur, dan Bandara Turelelo, Ngada, serta pesawat Susi Air rute Kupang-Pulau Sabu.

“Kami cancel dua penerbangan karena cuaca buruk,” kata District Manager LIon Air Kupang, Eduardus Erik.

Rencananya, pihak Lion Air akan memberangkatkan satu pesawat ke Bandara Gawanan Tanah di Flores Timur jika jarak pandang memungkinkan pesawat mengudara. Candra Dethan, penumpang Wings Air IW 1922 rute Waingapu-Kupang, mengatakan pihak Lion Air yang mengoperasikan pesawat tersebut tidak membayar kompensasi bagi penumpang.

Padahal, sesuai aturan, penumpang diberi ganti rugi Rp 300 ribu per orang. Sedangkan, dalam kejadian itu, penumpang hanya diberi akomodasi selama satu malam menunggu penerbangan keesokan hari. “Keterlambatan pesawat sudah lebih dari empat jam,” katanya.