Angkasa Pura 2

Tommy: Pelaut harus Kerja Profesional dan Cepat Menyesuaikan Diri

SDMSabtu, 7 Maret 2015
Tommy kuliah umum

SORONG (beritatrans.com) – Kita kerja di kapal, bukan masuk di ruang kosong. Tapi sudah ada anak buah kapal (ABK) bahkan lebih mapan dari kita. Tantangan bagi kita, bagaimana cepat menyesuaikan diri, bekerja dan berkarya dengan sebaik-baiknya.

Demikian disampaikan Kepala BPSDM Perhubungan pada taruna BP2IP Sorong, Papua, Jumat (6/3/2015). “Sebagai taruna calon pelaut harus cepat dan luwes bergaul. Kita harus bisa menyesuaikan diri dan sukses membangun karier di kapal,” jelas Tommy lagi.

Dalam kuliah umum di hadapan taruna BP2IP Sorong, Tommy menyatakan, untuk menjadi pelaut profesional bukan hanya butuh kemampuan teknis sebagai pelaut. Kemampuan teknis sebagai pelaut harus dikuasai dan aplikasikan. Tapi masih harus ditambah kemampuan lain di masyarakat dan dunia kerja.

“Butuh kemampuan non teknis seperti supel, mudah bergaul. Komunikasi yang baik dan lainnya. Oleh karena itu, perwira pelaut harus bisa mengelola diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain serta terus bekerja profesional dan berkarya,” papar Tommy.

Anda sebagai calon peluat, harus bias cepat tanggap dan menyesuaikan diri di tempat kerja khususnya kapal saat berlayar. “Apapaun profesi anda di kapal, ahli nautka, ahli teknika atau tata laksan semua butuh kerja cepat dan professional.

“Kini selama di kampus BP2IP Sorong, Anda harus belajar dan menempa diri sebaik mungkin. Saat berlayar atau bekerja di kapal nanti bias diaplikasikan dengan baik,” terang Tommy.

Mantan Staf Ahli Menhub itu berpesan, sebagai taruna BP2IP Sorong anda juga mempunyai kewajiban moral untuk terus membawa nama baik alamater serta daerah Papua khususnya tempat anda belajarm, dididik dan diebsarkan.

“Negara butuh pengabdian dan kera keras dan professional Anda. Jangan sia-siakan kesempatan emas untuk ikut membangun Indonesia di Tanah Papua. Kesempayan ini hanya dating sekali,” tegas Tommy.(helmi)

loading...