Angkasa Pura 2

2 Kapal Tongkang Singapura Ditangkap di Sekupang

DermagaSelasa, 10 Maret 2015
Guskamlabar-tangkap-penyelundup-timah-ke-Singapura

BATAM (beritatrans.com) – Polisi perairan (Polair) Polda Kepri berhasil mengamankan dua unit kapal berbendera Singapura. Dua kapal masing-masing bernama TB ASL Glory yang menarik kapal Tongkang BG AST 1837 yang memuat alat berat Crane Bass.

Kedua kapal tersebut berasal diamankan di perairan Sekupang, Minggu (8/3/2015), pukul 10.00 WIB saat hendak kembali ke perusahaannya di Singapura. Kapal ditangkap lantaran kedapatan tak memiliki Ijin berlayar, atau tanpa dilengkapi dengan dokumen berlayar.

“Kapal berbendera Singapura itu kita tangkap karena berlayar tanpa dilengkapi dengan dokumen izin berlayar,” ujar ‎Kombes Pol Hero Hendrianto selaku dir Polair Polda Kepri saat di temui di kantornya Sekupang, Senin (9/3/2015).

Awalnya Polair yang kala itu menggunakan kapal Sea Rider KP Bisma 8001 sedang berpatroli di perairan Batam. Nampak kapal tersebut sedang melintasi perairan dengan titik koordinat 01 derajat 07 345″U- 103 derajat 54′ 363‎ ‘ T, tepatnya di perairan Sekupang.

Beberapa petugas langsung menghampiri kapal tersebut. Saat ditanyakan dokumen berlayar, Nahkoda Kapal tak bisa menunjukkan ijin pelayaran dari Syahbandar. Begitu juga dengan delapan ABK lainnya.

“Kita tangkap satu Nahkoda dan delapan ABK. Namun untuk pemilik kapal kita belum tahan,” ujarnya lagi

Menurut pengakuan nakhoda kapal Charmman Rickletell‎, kapal tersebut hendak kembali ke Singapura setelah menyelesaikan proyeknya di Tanjung Uncang.

Hero menuturkan, kapal tersebut jelas melanggar pasal 219 ayat 1 Jo pasal 323 ayat 1 UU nomer 17 tahun 2008 tentang Ijin berlayar. (husfani)?