Angkasa Pura 2

Airnav-TNI AU Kerjasama Pelayanan Navigasi Penerbangan di Indonesia

BandaraSelasa, 10 Maret 2015
Bambang Tjahjono

JAKARTA (beritatrans.com) – Perum Air Navigation (AirNav) Indonesia menggandeng TNI AU untuk memberikan pelayanan navigasi dalam mengatur lalu lintas udara di Indonesia. Selama ini, mereka memberikan pelayanan masing-masing.

Perum Airnav melayani penerbangan sipil dan TNI AU melayani navigasi pesawat militer.
Direktur Utama AirNav Indonesia Bambang Tjahjono di Jakarta, Selasa (10/3/2015) menyatakan kerjasama ini penting.

“Kerjasama dengan TNI AU merupakan salah satu hal penting dalam rangka penyelenggaraan pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia,” kata Bambang dalam siaran pers yang diterima beritatrans.com.

Bambang menyampaikan hal ini dalam acara penandatanganan nota kesepahaman AirNav Indonesia dengan TNI AU terkait navigasi udara NKRI di gedung ā€ˇPersada Purnawira, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (10/3/2015).

Dari pihak TNI AU diwakili Asisten Operasi KSAU Marsekal Muda Ida Bagus Anom. Sedang Airnan ditandatanngi langsung oleh Dirut Perum Airnav Bambang Tjahjono.

“Kerjasama yang dibuat oleh AirNav Indonesia dengan TNI AU berdasarkan UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI dan PP No 77 Tahun 2012 tentang AirNav Indonesia,” jelas Bambang lagi.

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan tugas pokok masing-masing maka diperlukan kerjasama untuk memperkuat pelayanan penerbangan sipil dengan aspek pertahanan dan keamanan nasional.

“Nota kesepahaman ini dilatarbelakangi sinkronisasi fasilitas navigasi yang dimiliki oleh AirNav dan TNI AU. Tujuannya untuk mengoptimalkan pelayanan navigasi di wilayah NKRI dan pertahanan udara,” terang Bambang.

Setelah kerja sama ini, kedua lembaga pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia akan bersinergi dan bersama-sama memberikan pelayanan. Selain itu, juga komitmen untuk meningkatkan keselamatan penerbangan nasional.

“Bersama-sama memberikan pelayanan navigasi penerbangan dengan mengutamakan keselamatan penerbangan dan pertahanan keamanan nasional dengan ruang lingkup yang antara lain operasi penerbangan,” tegas Bambang.(helmi/awe)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari