Angkasa Pura 2

Walikota Bekasi: Peresmian Pelebaran Jalan Layang di Atas Tol Bekasi Timur Bukti Buat Netizen

KoridorWednesday, 11 March 2015

Beritatrans.com – Walikota Bekasi Rahmat Effendi secara lantang menyatakan bahwa, peresmian  jalan layang di atas jalan Tol Timur, yang berlokasi di Jalan Mulyadi Joyomartono, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, merupakan bentuk aksi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam menunjukkan pembangunan di bidang infrastruktur jalan.

Pernyataan tersebut diutarakan orang nomor satu di Kota Bekasi itu lantaran geram dengan para netizen yang kerap melakukanbullying yang ditujukan kepada Kota Bekasi. Dalam sosial media, Kota Bekasi sering kali dibicarakan, diejek, bahkan dijadikan bahan lelucon oleh para netizen.

“Penyelesaian pembangunan jalan tol bekasi timur menjadi dua arus merupakan jawaban dari kritik yang disampaikan netizen bahwa kota Bekasi kota yang macet,” kata Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, saat memberikan sambutan di hadapan forum dan Muspida Kota Bekasi, Selasa (10/03).

Seperti diketahui, Kota Bekasi memang dalam beberapa bulan terakhir sering menjadi sasaran bullying para netizen, sampai-sampai Walikota Bekasi harus memberikan tanggapan di sebuah program acara di salah satu stasiun televise swasta. Bahkan, baru-baru ini warga bekasi dibuat kesal dengan salah satu iklan viral milik PT Indosat Tbk.

Dalam iklan tersebut, warga Kota Bekasi merasa kesal dengan isi pesan yang disampaikan. Sebagian masyarakat Kota Bekasi menyatakan iklan tersebut seperti mem-bullying Kota Bekasi. Alhasil, PT Indosat Tbk harus menerima gugatan, dan saat ini sudah menjalani proses hukum dan persidangan di Pengadilan Negeri Kota Bekasi.

Selanjutnya, pria yang akrab disapa Pepen itu menambahkan bahwa, dengan beroperasinya jalan layang Tol Timur selebar 18 meter tersebut diyakini dapat memperkecil tingkat kemacetan di Kota Bekasi.“Ini diperkirakan sanggup mengurai kemacetan di jalan menuju Pondok Hijau dan Jatimulya, Tambun Selatan, maupun di Jalan Joyomarto, Bekasi Timur,” tambahnya.

Sementara itu, ditemui dilokasi yang sama, Asisten Daerah (Asda) IV Provinsi Jawa Barat (Jabar), Iwa Hardiwa, mengatakan bahwa, proses perbaikan jalan tersebut menelan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 28 miliar.

“Proyek pelebaran jalan layang Tol Timur ini sesuai dengan visi dan misi keempat Provinsi Jabar yakni untuk mewujudkan kenyaman dan infrastruktur yang strategis, sehingga bisa sejalan dengan visi misi tersebut,” ujarnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan prasasti Tol Bekasi Timur, Pos Polisi (Bekasi Timur), UPTD Meteorologi (Bekasi Timur), Puskesmas Mustikajaya, SMPN 10 Bekasi, dan Kantor Kelurahan Jatibening (Pondokgede). (ael)