Angkasa Pura 2

STTD Tetap Terima Taruna Umum di Tahun 2015

SDMRabu, 18 Maret 2015
2015-03-18 13.54.46

BEKASI (beritatrans.com) -Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi tetap menerima taruna umum di tahun 2015 ini. Mereka akan melengkapi taruna program pembibitan yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.

“Dari delapan kelas yang direncanakan, ada 60 taruna atau dua kelas berasal dari taruna umum,” kata Ketua STTD Zulmafendi pada beritatrans.com di Bekasi, Rabu (18/3/2015).

Mereka itu akan diseleksi dari peserta sipencatar. Jadu, ada dua jalur sipencatar yaitu jalur umum serta pembibitan terutama utusan dan perwakilan asal daerah-daerah di Tanah Air.

Syarat dan ketentuan seleksi penerimaan calon taruna (sipencatar) tetap sama dengan taruna transportasi lainnya. Mulai 30 Maret sampai 1 Juni 2015, sipencatar BPSDM Perhubungan akan dibuka serentak di Indonesia.

“BPSDM Perhubungan sudah merumuskan syarat dan ketentuan mengikuti sipencatar tahun ini. Mulai syarat umum, wawancara, test psikologi, kesamaptaan dan lainnya,” jelas Zulma.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Dikatakan, STTD tekap konsisten sebagai kampus rakyat. Ia akan tetap menerima taruna dari luar selain program pembibitan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Managemen STTD tetap fokus pada kualitas mulai calon taruna, proses pendidikan sampai lulusan kampus ini. Dengan begitu, tak perlu khawatir alumni STTD tetap mempunyai prospek yang bagus,” jelas Zulma.

Selain fasilitas pendidikan dan latihan (diklat) yang cukup, papar dia, STTD juga dilengkapi dengan muatan kurikulum yang lengkap. Lab dan perpustakaan cukup.

“Kalau mau jujur, untuk urusan transportasi darat STTD-lah yang paling lengkap. Dosen mata kuliah transportasi juga lengkap sampai level doktor ada di STTD,” terang Zulma.

Semua itu dibuka serta diberikan penjelasan yang detail selama kunjungan Menhub Ignasius Jonan dan Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satri Utomo, di Kampus STTD Bekasi, Rabu.
Selain lab engine, lab komputer juga ada fasilitas pengujian kendaraan bermotor (PKB) di kompleks Kampus STTD.

“Seluruh taruna STTD sebanyak 610 orang diasramakan. Mulai bangun tidur sampai tidur dipantau dan diawasi pembina taruna (bintar) serta pengasuh taruna terutama dari Puspom TNI AD,” urai Zulma.

Dengan fasilitas yang lengkap, serta dosen dan pembina taruna berpengalaman, tambah dia, STTD siap mendidikan dan menyiapkan calon pemimpin masa depan.

“Mereka dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan khusus di bidang management dan transportasi darat. Mereka siap bekerja sebagai regulator dan atau operator transportasi yang andal di masa mendatang,” tegas Zulma.(helmi/awe)